BCA Tawarkan KPR Bunga Fix Berjenjang, Sasarannya Pekerja Gen Z
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menawarkan program kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan bunga fix berjenjang. Model KPR fix berjenjang itu menawarkan bunga yang minim di awal masa kredit.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, produk KPR fix berjenjang memang dikhususkan bagi generasi muda. KPR fix berjenjang memiliki tenor mulai dari 10 tahun.
Kemudian, kata Hendra, bunga rendah di awal, dan perlahan akan menyesuaikan, dengan asumsi pendapatan nasabah mengalami kenaikan seiring bertambahnya masa kerja, atau perjalanan usaha.
“Memang Gen Z ini awal-awal pendapatannya belum terlalu besar, tapi setelah naik pangkat, pendapatannya makin besar. Jadi produk KPR ini sangat populer di kalangan Gen Z,” kata Hendra dalam keterangan resminya pada Jumat (6/2).
Hendra melanjutkan, pihaknya berkomitmen membantu masyarakat dan nasabah untuk memenuhi kebutuhannya. BCA selalu memberikan persentase biaya yang kompetitif agar tidak memberatkan nasabah.
Komitmen itu, ujar Hendra, diwujudkan dengan menyelenggarakan BCA Expoversary 2026 pada 5-8 Februari 2026. Dalam acara tersebut, BCA menawarkan bunga spesial KPR 1,69% fixed 1 tahun dengan diskon provisi 50%, dan diskon asuransi jiwa 5%.
“Dengan memberikan rate yang kompetitif, harapannya bisa membantu masyarakat dan nasabah BCA untuk bisa membeli rumah, mobil, motor, dan apa saja yang diperlukan untuk keperluan sehari-hari,” ujar Hendra.
Sedangkan Direktur BCA Haryanto T. Budiman menambahkan, pihaknya menemukan skema yang optimal agar Gen Z memiliki rumah KPR dengan bunga berjenjang. Program KPR bunga fix berjenjang dapat membantu kaum muda dalam mencicil rumah sesuai dengan kemampuannya, terutama yang berprofesi sebagai pekerja, atau pengusaha baru.
Itu sebabnya, kata Haryanto, Gen Z menjadi salah satu segmen yang disasar produk KPR BCA. Hal itu sejalan dengan nasabah BCA yang mayoritas berasal dari generasi dengan usia di bawah 30 tahun.
“Mayoritas karyawan kami Gen Z, nasabah kami juga sama. Jadi kita harus berbicara dengan bahasa yang sama, dan properti tetap menjadi salah satu investasi terbaik,” tutur Haryanto.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Leave a reply Cancel reply
MOST POPULAR TAG
Most Popular
-
BCA Syariah Hadirkan Rumah Sahabat, Tempat Pameran Interaktif Dukung Inklusi Keuangan
June 21, 2026Allo Bank Gandeng Platform Ini untuk Isi Ulang Weverse Jelly
June 21, 2026FWD Insurance Tunjuk 2 Direksi Baru, Fokus Pertumbuhan Bisnis dan Nasabah
June 22, 2026Infographic
-
Susunan Pemegang Saham Bank Banten Pasca Bank Jatim Masuk
November 11, 2025 -
Kinerja BPR Berkat Artha Melimpah yang Dimiliki Cucu Eka Tjipta
October 25, 2025 -
5 Subsektor dengan Realisasi PMA Terbesar di Triwulan III-2025
October 20, 2025 -
Produk yang Paling Diminati di TEI 2025, Produk Pertambangan Teratas
October 20, 2025