BookCabin Alami Peningkatan Penjualan Tiket, Ini Alasannya
PT Kabin Kita (BookCabin) mengalami peningkatan penjualan tiket pesawat, karena stimulus pemerintah di sektor moda transportasi. Pemerintah menggelontorkan anggaran senilai Rp 940 miliar untuk diskon tarif sektor transportasi selama periode Juni-Juli 2025.
Head Communication BookCabin Deasy Rasjid mengatakan, unit bisnis online travel agent (OTA) milik Lion Group itu senantiasa mengikuti setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. BookCabin memberikan diskon 5% untuk rute perjalanan domestik dan internasional, selama periode liburan sekolah.
Khusus untuk pelanggan, kata Deasy, yang bergabung dengan program loyalitas CabinClub, mendapatkan tambahan cashback sebesar 3%.
“Terkait dengan stimulus tentu ada efeknya. Karena kita memang mengikuti regulasi pemerintah, maka kita pun memberikan keringanan kepada pelanggan kita,” kata Deasy dalam acara media gathering di Veranda Hotel, Jakarta, Rabu (30/7).
Bahkan, kata Deasy, sewaktu pemerintah memberikan stimulus pada periode Lebaran, BookCabin memberikan diskon tiket penerbangan hingga mencapai 17%. Kala itu, penjualan tiket di aplikasi BookCabin mengalami peningkatan secara signifikan.
“Sales kita skyrocketing banget. Bahkan sampai banyak yang tidak dapat tempat duduk, karena saking padatnya itu traffic. Jadi memang tentunya dari segi ticket booking banyak sekali pelanggannya. Penjualannya tinggi, karena diskonnya pun besar. Sampai 17% waktu Lebaran kemarin,” ujar Deasy.
Memasuki Semester II/2025, lanjut Deasy, pihaknya memutuskan untuk kembali menghadirkan diskon sebesar 5%, dengan cashback 3% untuk pelanggan yang terdaftar di CabinCLub. Upaya itu dilakukan untuk tetap menjaga kinerja perusahaan, dan mendorong daya beli masyarakat.
Adapun beberapa maskapai yang tersedia untuk potongan harga tersebut yakni Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, Wings Air, Batik Air Malaysia, dan Thai Lion.
“Jadi memang tentunya liburan selesai, euforia penjualan juga pasti ada sedikit menurun. Karena orang sudah balik kerja lagi. Tapi tidak sampai terlalu timpang, karena kita terus ada diskon. Jadi itu istilahnya attract orang untuk tetap membeli tiket,” ujar Deasy.