Easycash Gandeng Bank Saqu soal Loan Channeling

0
93
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) bekerja sama strategis dengan PT Bank Saqu Indonesia dalam hal penyaluran pinjaman atau loan channeling. Sinergi itu hadir sebagai jawaban atas kesenjangan yang ada dalam lanskap finansial Indonesia.

Direktur Utama Easycash Nucky Poedjiardjo mengatakan, kolaborasi tersebut sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 yakni mendorong kolaborasi antara lembaga keuangan, termasuk model loan channeling antara pinjaman daring dan bank.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, kata Nucky, tingkat inklusi keuangan Indonesia sudah mencapai 92,74%, sedangkan literasi keuangan baru 66,64%. Karena itu, Easycash dan Bank Saqu berkomitmen memperkuat inklusi keuangan nasional, melalui penyediaan akses pembiayaan yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Dengan memanfaatkan kecanggihan perhitungan sistem skor kredit berbasis kecerdasan buatan (AI) Easycash, kata Nucky, masyarakat akan mendapatkan kemudahan pengajuan pinjaman, dan transparansi dalam prosesnya.

“Kami pastikan pengajuan pinjaman berjalan cepat, efisien, dan terukur risikonya dengan teknologi mutakhir dari kami,” kata Nucky dalam keterangan resminya pada Rabu (19/11).

Baca Juga :   Puan Desak Pemerintah Segera Cairkan BSU untuk Pekerja/Buruh

Easycash, kata Nucky, telah mencatatkan kontribusi signifikan terhadap inklusi keuangan nasional, dengan total penyaluran pinjaman mencapai lebih dari Rp 81,97 triliun kepada lebih dari 8 juta penerima dana hingga September 2025.

“Bank Saqu, kami bersama-sama menjamin transparansi penuh, perlindungan data pengguna, dan pemenuhan kewajiban compliance tertinggi. Ini adalah kolaborasi bertanggung jawab yang memudahkan akses pembiayaan dengan aman, mudah dan cepat,” tambah Nucky.

Sementara itu, Chief Digital Business Officer Bank Saqu Angela Lew Dermawan menambahkan, pihaknya telah memiliki lebih dari 3 juta nasabah hingga saat ini. Pencapaian itu didukung dari berbagai produk inovatif seperti Saku Kredit, Busposito, Tabungmatic, dan Saku Booster.

“Kami percaya kolaborasi ini berperan penting dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Dengan menggabungkan keunggulan teknologi fintech dan ekosistem perbankan digital dari Bank Saqu, kami berkomitmen untuk menghadirkan akses layanan keuangan yang lebih merata, aman, dan bertanggung jawab,” kata Angela.

Leave a reply

Iconomics