Manulife Syariah Indonesia Tunjuk Mantan Wapres Ma’ruf Amin Sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah

0
220

PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah (Manulife Syariah Indonesia) yang resmi beroperasi penuh sebagai entitas mandiri pada Desember 2024 menunjuk mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, K. H. Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah sejak 1 Mei 2025.

Penunjukan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola syariah untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan sejalan dengan nilai-nilai universal, yaitu keadilan dan transparansi dan tolong-menolong.

Ma’ruf  dalam acara media briefing, Selasa (27/5) memastikan seluruh produk yang diluncurkan oleh Manulife Syariah Indonesia, termasuk inovasi terbarunya, telah melalui kajian mendalam dan memenuhi prinsip-prinsip syariah yang ketat, yaitu prinsip keadilan, tolong-menolong, transparansi, dan keberkahan. 

“Kami berharap, hadirnya produk-produk berbasis syariah ini dapat menjadi bagian dari solusi keuangan yang bermanfaat, tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang mengedepankan nilai etika dan keberlanjutan dalam kehidupan finansialnya,” ujarnya.

Dalam laporan tahunan Manulife Indonesia 2024, total klaim lini bisnis syariah tercatat sebesar Rp225 miliar, meningkat 17% dari tahun sebelumnya, sementara itu Risk-Based Capital (RBC) Dana Perusahaan tercatat sebesar 7.063% dan RBC Dana Tabarru’ sebesar 1.588%. Angka-angka ini mencerminkan posisi permodalan yang sangat kuat dan kesiapan perusahaan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan serta komitmen Manulife Syariah Indonesia untuk melindungi nasabahnya. Surplus underwriting bisnis syariah mencapai Rp 37 Miliar.

Baca Juga :   Danamon, Manulife Indonesia, dan Universitas Prasetiya Mulya Luncurkan Prasmul EduWealth, Solusi Perencanaan Keuangan Pendidikan

Hingga April 2025, total aset perusahaan mencapai Rp1,54 triliun. Hal ini sebagai wujud nyata hasil komitmen perusahaan mengelola dana tabarru’ yang efisien, transparan dan amanah. 

Sebagai institusi yang mengusung misi Berbagi, Bertumbuh, dan Berdampak, Manulife Syariah Indonesia tidak hanya berfokus pada profitabilitas, melainkan juga memainkan peran aktif dalam mendorong masa depan industri asuransi jiwa yang lebih berkelanjutan dan inklusif. 

Melalui penguatan tata kelola berbasis syariah, inovasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda, dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan, Manulife Syariah Indonesia ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, tanpa terkecual, dapat merasakan manfaat dari perlindungan finansial yang terpercaya, relevan, dan sesuai dengan nilai-nilai kehidupan mereka.

“Dalam menghadapi dinamika ekonomi seperti inflasi medis dan ketidakpastian global, Manulife Syariah Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi melalui teknologi, peningkatan literasi keuangan, dan produk-produk yang adaptif, salah satunya melalui Manulife Perlindungan Syariah (FLEXI) produk asuransi jiwa berbasis prinsip syariah yang memberikan keleluasaan penuh bagi nasabah untuk menyesuaikan perlindungan dengan kebutuhan, gaya hidup, dan tahapan kehidupan mereka,” kata Fauzi Arfan, Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia. 

Baca Juga :   MAMI Tegaskan Pengambilalihan Saham BSI Hanya Penataan Internal Grup Manulife

 Wakil Presiden Direktur dan Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita Rumngangun, menambahkan potensi besar ekonomi syariah Indonesia hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pelaku industri, regulator, dan masyarakat. 

“Sebagai bagian dari ekosistem ini, Manulife mengambil peran strategis dalam mendorong transformasi industri asuransi jiwa syariah dengan mengedepankan tata kelola yang berintegritas, inovasi berkelanjutan, dan nilai-nilai universal seperti keadilan dan keberkahan. Kami meyakini bahwa melalui kolaborasi lintas sektor, industri ini tidak hanya akan tumbuh, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial dan keuangan yang lebih inklusif,” ujar Novita.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics