PP Sebut Proses Merger BUMN Karya Diproyeksikan Terlaksana di 2026

0
125
Reporter: Rommy Yudhistira

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyebutkan proses merger BUMN karya masih dalam proses, dan diproyeksikan terlaksana pada 2026. PP masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan Danantara untuk membahas proses konsolidasi perusahaan tersebut.

“Kemudian konsultan-konsultan yang terlibat yang juga sekarang berproses. Dan progres sampai saat ini masih sesuai dengan rencana,” kata Direktur Utama PP Novel Arsyad dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (18/12).

Dari sisi teknis, kata Novel, pihaknya masih menyelesaikan beberapa hal seperti melakukan kajian bisnis, kajian hukum, dan kajian pasar. Juga mempertimbangkan beberapa aspek bisnis dan risiko sebelum melakukan merger.

“Karena harus komprehensif semuanya, Ini pasti sudah dilakukan kajian oleh Danantara, harus dengan konsultan-konsultan yang terkait, sehingga pada waktunya nanti menjadi satu, merger yang dibutuhkan, memang benar-benar sudah siap,” ujar Novel.

Kemudian, kata Novel, sebagai perusahaan terbuka, PP pun berkewajiban melaporkan seluruh proses merger kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski memakan waktu yang panjang, proses merger dilakukan secara hati-hati dan penuh pertimbangan.

Baca Juga :   PIS Kembangkan Sistem Modul Klaim Dalam Operasional Kapal

Khusus untuk PP, kata Novel, kesiapan PP untuk menuju proses merger sudah mencapai 40%-50%. “Ini yang dilakukan, sehingga jangan sampai nanti sudah selesai tapi tidak sempurna. Barangkali waktunya sedikit agak bergeser, tapi semuanya tuntas,” kata Novel.

Sebelumnya, Chief Operating Officer Dony Oskaria mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana kerja dalam 5 bulan ke depan. Dari 22 program kerja, terdapat 9 rencana konsolidasi bisnis antara lain, konsolidasi bisnis karya, pupuk, hotel, gula, hilirisasi minyak, asuransi, manajemen aset, dan kawasan industri.

“Kami juga akan menyelesaikan tata kelola pendukung bisnis di organisasi dan aset manajemen melalui kebijakan prosedur human capital. Kemudian menyelesaikan prosedur di bidang keuangan, manajemen risiko dan legal untuk mendukung operasional Danantara Aset Manajemen,” ujar Dony.

Leave a reply

Iconomics