Primaya Hospital Group Targetkan 2 RS di BSD dan Kelapa Gading Rampung Akhir 2025
Primaya Hospital Group menargetkan pembangunan 1-2 rumah sakit selesai hingga akhir 2025. Proyek yang sedang berjalan ialah pembangunan Primaya Hospital Kelapa Gading, dan Primaya Hospital BSD.
Chief Business Development Officer Primaya Hospital Group Yoseph Bambang Pamungkas mengatakan, sejak menjadi perusahaan terbuka Primaya Hospital berkomitmen untuk berkembang sebagai rumah sakit yang memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Memang ada beberapa lahan, dan juga proyek yang berjalan. Kita harapkan setahun paling tidak ada 1 hingga 2 yang kita buka,” kata Yoseph ketika ditemui di Primaya Hospital Bekasi Timur, Bekasi, Minggu (28/9).
Berdasarkan laporan target 2025, Primaya Hospital Group menargetkan belanja modal (capex) sebesar Rp 900 miliar untuk tahun 2025. Primaya Hospital baru saja menambah porsi kepemilikannya pada Rumah Sakit Ukrida, dan Rumah Sakit FMC Bogor.
“Yang terakhir itu memang betul di JMPR (PT Jala Mas Putera Rejeki) ada 2 rumah sakit, dan baru kita buka, sehingga total tahun ini kita ada 20 rumah sakit,” ujar Yoseph.
Sebelumnya, Primaya Hospital Group resmi menjadi pemegang saham PT Jala Mas Putra Rejeki. Dengan kepemilikan saham itu, Rumah Sakit Ukrida yang ada di Jakarta, dan Rumah Sakit FMC Bogor masuk dalam ekosistem Primaya Hospital Group, serta berganti nama menjadi Ukrida Primaya Hospital, dan Primaya FMC Hospital.
CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karanali mengatakan, hadirnya 2 rumah sakit itu menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang menyeluruh, inklusif, modern, dan terpercaya di Indonesia.
“Ekspansi ini bukan semata menambah jumlah rumah sakit, tetapi tentang memperbesar dampak yang dapat kami berikan kepada publik. Kami ingin memastikan setiap masyarakat memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan profesional, terpercaya, dan berkualitas,” ujar Loena dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.