Rayakan HUT ke-36, Bank Raya Perkuat Fundamental sebagai Bank Digital

0
74
Reporter: Rommy Yudhistira

Dalam rangka merayakan hari ulang tahun ke-36, Bank Raya berupaya untuk terus memperkuat fundamental sebagai bank digital. Juga menjadi momentum untuk melanjutkan visi sebagai bank digital yang memberikan akses terluas bagi masyarakat di Indonesia.

Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan, dengan mengusung tema “Tangguh, dan Tumbuh Sehat” Bank Raya memiliki rangkaian inovasi produk, dan fitur bisnis digital. Melalui aplikasi Raya, bank digital milik BRI Group itu terus berkomitmen mendorong adopsi keuangan digital di masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas.

“Ini cerminan dari semangat Bank Raya untuk menjadi digital attacker BRI Group melalui inovasi produk berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan transaksi perbankan nasabahnya di tengah kondisi ekonomi makro yang menantang. Sehingga Bank raya terus menjadi andalan untuk transaksi perbankan digital,” kata Bagus dalam acara media gathering HUT Bank Raya ke-36 di Menara BRILian, Jakarta, Rabu (1/10).

Salah satu fitur yang menjadi terobosan bagi pelaku usaha, kata Bagus, yakni Saku Bisnis. Dengan Saku Bisnis, pelaku usaha bisa mengatur keuangannya sendiri, dan bisa melakukan transfer sekaligus ke banyak rekening melalui menu mass transfer.

Baca Juga :   Kinerja Bank Raya Tumbuh Positif di Kuartal III-2024, Laba Bersih Meroket 130%

Selain itu, kata Bagus, Saku Bisnis pun telah terintegrasi dengan layanan QRIS bisnis, yang kini bisa dilakukan pencairan dana di hari yang sama melalui 4 batch pencairan dalam sehari. Per Agustus 2025, Saku Bisnis Bank Raya telah dimanfaatkan lebih dari 10 ribu pelaku usaha di berbagai daerah Indonesia.

Selain itu, kata Bagus, Bank Raya pun telah memperkenalkan kartu virtual debit Visa pada Semester II/2025. Dengan menggunakan kartu virtual debit Visa, nasabah bisa bertransaksi di jaringan pedagang online, termasuk transaksi pada e-commerce, transportasi daring, dan berbagai kanal daring lainnya di dalam negeri, serta luar negeri.

Untuk menambah kenyamanan transaksi, kata Bagus, kartu virtual debit Visa dilengkapi dengan 3D secure i-app autentikasi, dan verifikasi ekstra pin melalui aplikasi Raya. “Ragam inovasi di usia Bank Raya yang ke-36 tahun ini dapat mengakomodir kebutuhan transaksi perbankan sekaligus pengelolaan keuangan pribadi maupun pelaku usaha,” ujar Bagus.

Dari sisi kinerja, kata Bagus, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp 32,93 miliar pada Kuartal II/2025, dengan kenaikan 64,5% secara tahunan (yoy). Bank Raya pun mencatat total kredit sebesar 7,4% yoy, atau mencapai Rp 7,28 triliun.

Baca Juga :   Proses Digital di BRI Meliputi 3 Hal, Ini Penjelasannya

Pertumbuhan tersebut, kata Bagus, menopang total aset Bank Raya di Kuartal II/2025 menjadi Rp 13,34 triliun. Bank Raya terus memperkuat komitmennya dengan menyalurkan kredit digital yang tercermin dari pertumbuhan kredit digital yang mencapai 64,8% yoy menjadi Rp 13,42 triliun.

Dengan kinerja itu, kata Bagus, Bank Raya membukukan outstanding kredit digital sebesar Rp 2,62 triliun, atau tumbuh sebesar 79,2% yoy. “Dengan komitmen untuk terus berinovasi, serta fokus disiplin keuangan yang ketat untuk menjaga profitabilitas, kami optimistis dapat tumbuh tangguh, sehat, serta harus menciptakan dampak positif bagi ekosistem BRI Group,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics