Seremonial Adira Virtual Expo 2020 Ditunda karena Covid-19 di DKI Meningkat
Ilustrasi/ist
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menunda acara seremonial pembukaan Adira Virtual Expo 2020 yang semula dijadwalkan pada 8 Oktober 2020 di Jakarta, hingga situasi lebih kondusif. Keputusan tersebut mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang tetap mengalami peningkatan terutama di DKI Jakarta yang memiliki persentase positif mencapai 12%, tertinggi di Indonesia.
“Melihat perkembangan situasi kondisi yang kurang kondusif di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya, membuat kami khawatir minat transaksi di masyarakat menurun,” kata Direktur Portofolio Adira Finance, Harry Latif, saat telekonferensi pers secara virtual, Kamis, (10/8).
Harry menuturkan, acara seremonial ini melibatkan banyak pihak dan pengisi acara sehingga dalam proses persiapannya membutuhkan banyak tenaga operasional terkait produksi event tersebut. Ini memungkinkan terjadinya kerumunan orang di tengah DKI Jakarta sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Karena itu, kata Harry, manajemen memutuskan untuk menunda acara seremonial itu dalam rangka memastikan keamanan bersama, mematuhi kebijakan pemerintah, serta menjaga minat transaksi masyarakat.
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat Indonesia yang telah mendaftar untuk mengunjungi Adira Virtual Expo 2020, serta para mitra dealer dan sponsor yang mendukung acara ini. Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Harry.
Sementara itu, Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan Bonggowarsito memastikan Adira Virtual Expo 2020 tetap akan dilaksanakan. Diharapkan situasi kondisi pandemi di Jakarta sudah lebih baik pada bulan November sehingga acara seremonial dapat diselenggarakan secara meriah.
“Karena acara ini termasuk rangkaian kegiatan HUT Adira Finance yang ke-30, dimana kami telah menyiapkan beragam acara yang dapat menghibur para Sahabat Adira Finance. Hal ini merupakan upaya kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada ekosistem kami dan masyarakat Indonesia,” kata Niko.
[…] Artikel Selengkapnya di theiconomics.com […]