Tiket Whoosh Terjual hingga 98 Ribu, Tertinggi di 27 Juni 2025
Rangkaian kereta cepat KCJB/Dok. KCIC
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah menjual 98 ribu tiket Whoosh untuk berbagai perjalanan. Mayoritas jadwal mencatat tingkat okupansi hingga mencapai 100%.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, puncak lonjakan penumpang terjadi pada 27 Juni 2025 mencapai sekitar 27 ribu penumpang. Angka tersebut menjadi rekor harian tertinggi sejak Whoosh beroperasi secara komersial.
Eva melanjutkan, salah satu rute favorit masyarakat yakni Halim-Bandung, dengan keterisian pada hampir seluruh jadwal perjalanan. Sementara, Stasiun Karawang pun mulai menunjukkan peningkatan penumpang, terutama dari masyarakat sekitar yang menggunakan Whoosh untuk berlibur.
“Selama 3 hari berturut-turut, rata-rata penumpang harian Whoosh mencapai 24 ribu orang per hari. Ini menunjukkan tingginya animo masyarakat dalam memilih Whoosh sebagai transportasi utama untuk berlibur,” kata Eva dalam keterangan resminya pada Sabtu (28/6).
Bagi calon penumpang yang ingin memesan tiket, kata Eva, dapat melakukannya melalui kanal resmi KCIC, yakni aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka. Tiket juga dapat dibeli secara luring di mesin penjual otomatis, dan loket di stasiun.
Dengan membeli tiket melalui aplikasi Whoosh, kata Eva, masyarakat akan mendapat berbagai keuntungan tambahan seperti fitur retur, yang bisa dilakukan hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan, dan fitur penjadwalan ulang yang dapat dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan layanan digital yang tersedia. Selain lebih praktis, pembelian online juga memberikan fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan, apalagi di momen libur panjang seperti ini,” ujar Eva.