Bank Jago Salurkan Kredit Rp24,3 triliun Hingga Akhir 2025, Laba Bersih Setelah Pajak Sebesar Rp276 Miliar

0
58

PT Bank Jago Tbk telah menyalurkan kredit sebesar Rp24,3 triliun hingga akhir 2025. Kredit meningkat 38% dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,7 triliun.

Bank Jago mencatat rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang rendah di level 0,6%, lebih baik dibanding rata-rata NPL perbankan nasional.

Seiring ekspansi kredit yang sehat, total aset Bank Jago mencapai sebesar Rp36,5 triliun per Desember 2025, naik 28% dibandingkan perolehan 2024 yang sebesar Rp28,5 triliun.

Berkat kombinasi pertumbuhan DPK dan kredit yang positif, Bank Jago berhasil mencatatkan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) sebesar Rp276 miliar atau meningkat 115% dari Rp129 miliar pada tahun sebelumnya.

Bank Jago menyampaikan rasio kredit terhadap simpanan atau loan-to-deposit ratio (LDR) berada pada posisi 94%. Sementara rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai sebesar 31,6%.

Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta, termasuk 14,2 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah. Total nasabah meningkat hampir 3 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 15,3 juta nasabah.

Baca Juga :   PTBA Bukukan Laba Bersih Rp2,93 Triliun di Tahun 2025

Hingga akhir Desember 2025, total DPK yang berhasil dihimpun mencapai Rp25,9 triliun, meningkat 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp18,8 triliun.

“Kami melihat hubungan yang kuat antara pertumbuhan nasabah dan peningkatan DPK. Ini mencerminkan nasabah semakin banyak dan percaya untuk memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan mereka,” kata Direktur Utama Bank Jago Arief Harris dalam keterangannya.

Pada 2025, Bank Jago konsisten melakukan sejumlah pengembangan pada Aplikasi Jago. Untuk melengkapi fungsi pengelolaan keuangan yang menggunakan fitur Kantong (Pockets), Aplikasi Jago menghadirkan fitur Kantong Valas untuk simpanan dan transaksi dalam mata uang asing serta Kartu Digital Pro untuk kebutuhan transaksi pelaku usaha individu.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics