BRI-MI Catatkan AUM Rp60 Triliun hingga 5 November
Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina/Dok. BRI-MI
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp60 triliun hingga 5 November 2025. Jumlah tersebut naik dari jumlah sebelumnya yang mencapai Rp55,5 triliun pada September 2025.
BRI-MI mengklaim peningkatan dana kelolaan didorong oleh tingginya minat para investor terhadap produk-produk unggulan seperti Seruni Pasar Uang II, Seruni Pasar Uang III, Gamasteps Pasar Uang, dan BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF) yang terbilang stabil, likuid, serta mampu memberikan hasil kompetitif dan optimal di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Selain pertumbuhan produk reksa dana konvensional, momentum positif juga diperkuat oleh keberhasilan peluncuran KIK EBA Syariah pertama di Indonesia.
Direktur Utama BRI Manajemen Investasi, Tina Meilina menyampaikan bahwa pencapaian AUM Rp60 triliun dan kesuksesan KIK EBA Syariah merupakan refleksi kepercayaan investor terhadap kredibilitas, tata kelola, dan konsistensi kinerja BRI-MI.
“Lonjakan AUM ini menjadi indikasi kuat bahwa strategi BRI-MI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas hasil investasi berjalan efektif, sekaligus memperkuat posisi kami di industri,” kata Tina.
Tina mengatakan ke depan, pihaknya akan terus menghadirkan solusi investasi yang adaptif, baik konvensional maupun syariah, serta mendukung visi BRI Group dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air.