Fundamental Kuat, RUPST Bank Mandiri Restui Dividen, Buyback, dan Penyegaran Pengurus 

0
129

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Rabu (29/4) menyetujui pembagian dividen senilai Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

Dalam keterangan pers, manajemen Bank Mandiri menyampaikan bahwa nilai dividen tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah bank dengan kode saham BMRI itu.

Dividen tersebut bersumber dari laba bersih konsolidasi 2025 sebesar Rp56,3 triliun, yang mencerminkan kinerja solid dengan fundamental kuat. Hal ini ditopang pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 13,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.895 triliun serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 23,9 persen YoY menjadi Rp2.106 triliun.

Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan lebih awal sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026. Sementara itu, sisanya akan didistribusikan kepada pemegang saham setelah penyelenggaraan RUPST.

Adapun total dividen per saham (dividend per share/DPS) atas kinerja tahun buku 2025 mencapai Rp476,95, meningkat dibandingkan DPS tahun buku 2024 sebesar Rp466,18 per saham.

Baca Juga :   RUPST Timah Setujui Bagikan Dividen Rp 656,8 M dan Tunjuk Direksi Baru

“Hal ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, dalam keterangan resminya, Rabu (29/4).

Dengan harga saham penutupan pada tanggal penyelenggaraan RUPST sebesar Rp4.430 per saham, capaian tersebut setara dengan dividend yield 10,77 persen, salah satu yang tertinggi di antara emiten perbankan nasional.

“Keputusan pemegang saham hari ini mencerminkan kepercayaan atas fundamental yang kami jaga dan arah pertumbuhan yang kami bangun. Dividen ini sekaligus menjadi wujud tekad kami untuk Melayani Sepenuh Hati, sebagai mitra negara dan bagian dari ekosistem Danantara yang memperkuat kontribusi BUMN bagi masyarakat,” lanjut Riduan.

Selain itu, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun. Buyback akan dilakukan dalam jangka waktu hingga 12 bulan setelah persetujuan RUPST, yakni sampai 29 April 2027.

Saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri dan selanjutnya dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi karyawan, Direksi, serta anggota Dewan Komisaris non-independen, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perseroan yang tetap ditopang fundamental solid.

Baca Juga :   Bank Mandiri Siap Optimalkan Dana Rp55 Triliun untuk Perkuat Akselerasi Ekonomi Nasional

Perubahan Susunan Pengurus

Pada mata acara lainnya, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan. RUPST memberhentikan dengan hormat Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris Bank Mandiri, serta memberhentikan dan mengangkat kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations Bank Mandiri.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris perseroan menjadi:

  • Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
  • Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto*
  • Komisaris: Luky Alfirman
  • Komisaris: Yuliot
  • Komisaris Independen: Mia Amiati
  • Komisaris Independen: Bintoro K. Pardewo

Sementara itu, susunan Direksi perseroan adalah sebagai berikut:

  • Direktur Utama: Riduan
  • Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
  • Direktur Operations: Timothy Utama
  • Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria
  • Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
  • Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
  • Direktur Corporate Banking: Mochamad Rizaldi
  • Direktur Consumer Banking: Saptari
  • Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi
  • Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
  • Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan
  • Direktur Information & Technology: Sunarto

*Efektif setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test) Otoritas Jasa Keuangan serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Bank Mandiri menyampaikan apresiasi kepada Bapak Muhammad Yusuf Ateh atas kontribusi dan dedikasinya bagi pengembangan serta akselerasi bisnis Bank Mandiri. Kami meyakini susunan pengurus terbaru akan mampu berkolaborasi secara aktif untuk melanjutkan kinerja solid yang telah dibukukan serta memenuhi amanat pemegang saham,” tutup Riduan.

Leave a reply

Iconomics