IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba yang Signifikan di Semester I-2025

0
58

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX:IPCM) menyampaikan strategi Perseroan untuk menggenjot sektor pendapatan dari bisnis di luar Pelindo Group terbukti sanggup menjaga kinerja keuangan IPCM tetap stabil.

IPCM telah mengumumkan Laporan Keuangan Semester I tahun 2025 pada 28 Juli 2025 dan secara konsisten membukukan peningkatan pendapatan sebesar 19,25% menjadi Rp714 miliar dari Rp598,75 miliar YoY. Seiring peningkatan kinerja, laba Perusahaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 15,02% menjadi Rp90,02 miliar dari Rp78,27 miliar YoY.

Kontribusi pendapatan terbesar diperoleh dari jasa penundaan kapal sebesar Rp639,27 miliar atau 89,53% dari total pendapatan, sedangkan kontribusi jasa pemanduan kapal sebesar 7,17% atau Rp51,18 miliar.

Pendapatan jasa pelayanan kapal khususnya pada Terminal Khusus (Tersus) mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu 32,52% atau senilai Rp258,4 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp194,99 miliar, hal ini didukung peningkatan kinerja pada beberapa wilayah operasi eksisting maupun wilayah operasi baru di Indonesia bagian timur. Pada Pelabuhan Umum juga mengalami peningkatan sebesar 12,91% menjadi Rp306,49 miliar dari sebelumnya sebesar Rp271,44 miliar YoY. Kemudian pada TUKS juga meningkat 12,3% menjadi Rp125,56 miliar dari sebelumnya Rp111,81 miliar YoY.

Baca Juga :   Sektor Data Center Sumbang Pendapatan DMAS di Semester I-2025, Pendapatan Usaha Mencapai Rp613,4 Miliar

IPCM menunjukkan performa keuangan yang kuat berdasarkan laporan neraca, dengan total aset tumbuh 5,31% dari Rp1,65 triliun di akhir 2024 menjadi Rp1,74 triliun pada pertengahan 2025. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan aset lancar sebesar 12,33%, dari Rp938,84 miliar menjadi Rp1,05 triliun, yang mencerminkan tren positif dalam pendapatan perusahaan selama periode tersebut.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2025, disepakati bahwa seluruh laba tahun buku 2024 sebesar Rp166,84 miliar akan dialokasikan sebagai dividen final, dengan nilai Rp125,16 miliar atau sekitar 75,02% dari total laba, setara Rp23,72 per saham. Keputusan ini mencerminkan penghargaan dan komitmen IPCM terhadap para pemegang saham dan investor atas dukungan mereka.

Saat Paparan Publik Tahunan IPCM 2025 dilaksanakan secara virtual dari monitoring room IPCM di Pelindo Tower Lantai 8, Jakarta Utara, Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan IPCM berkomitmen untuk terus menjaga kinerja positif dan mendorong pertumbuhan yang konsisten.

“Kami berharap langkah ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor terhadap IPCM,” katanya dalam keterangan resminya.

Baca Juga :   Kinerja Keuangan Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) Tetap Melaju Kencang di Paruh Kedua 2023

Memasuki awal tahun 2025, IPCM mulai menjalankan layanan penundaan kapal di wilayah timur Indonesia sebagai bagian dari komitmen perseoran untuk memperluas cakupan layanan sekaligus mendukung kelancaran rantai logistik maritim nasional.

Shanti menyampaikan IPCM terus memperkuat sinergi dengan mitra strategis dan memperluas layanan, termasuk di Indonesia Timur yang kini memberi prospek pertumbuhan pendapatan menjanjikan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics