Laba Bersih Astragraphia Naik 10% di Kuartal III-2021
Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk Hendrix Pramana/Dok. ASGR
PT Astra Graphia Tbk (ASGR) atau Astragraphia membukukan laba bersih sebesar Rp37 miliar pada kuartal III tahun 2021. Laba bersih tersebut naik 10% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Meski pendapatan bersih konsolidasian turun 15%.
Peningkatan laba bersih terutama dikontribusikan dari peningkatan margin laba bruto, optimalisasi biaya operasional, serta beban bunga yang lebih rendah. Biaya operasional turun sebesar 5% karena adanya perbaikan pada beberapa pos pengeluaran, hal ini selaras dengan strategi manajemen untuk melakukan adaptasi, mitigasi, dan mengedepankan operational excellence dalam setiap proses di seluruh lini bisnis.
Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk Hendrix Pramana mengatakan gelombang pandemi Covid-19 yang kembali menghantam untuk kedua kalinya di akhir Juni 2021 memberikan dampak signifikan pada penurunan tingkat aktivitas di lingkungan perkantoran. Menurutnya, hal ini menjadi penyebab utama penurunan pendapatan bersih dari unit usaha Solusi Dokumen dan Solusi Perkantoran, sementara pendapatan bersih dari unit usaha Teknologi Informasi meningkat.
“Keberhasilan Pemerintah dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19 diharapkan dapat menunjang perbaikan pendapatan Astragraphia di kuartal terakhir tahun 2021,” ungkap Hendrix dalam siaran pers tertulisnya.
Astragraphia juga menyebutkan telah melakukan pembayaran dividen interim. Pembayaran dividen interim tersebut sebesar Rp7 per lembar saham, naik 40% dibandingkan tahun lalu, kepada para pemegang saham Perseroan pada tanggal 22 Oktober 2021.