Multistrada, Anak Michelin di Indonesia Buka Opsi Tinjau Ulang Surat PHK Pekerja
Booth Michelin di JiExpo/Dok. Michelin Indonesia
PT Multistrada Arah Sarana (Multistrada), anak perusahaan manufaktur ban asal Perancis, Michelin membuka opsi untuk membatalkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Multistrada membuka komunikasi dengan serikat pekerja, termasuk opsi pembatalan surat pemberitahuan PHK yang sebelumnya telah diterbitkan perusahaan.
Kemarin, Multistrada menyambut kunjungan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor dan rombongannya ke lokasi pabrik perusahaan bersama dengan Serikat Pekerja Nasional dan Pemerintah Daerah.
Wamen Afriansyah menekankan bahwa pemerintah mengharapkan perusahaan untuk menjajaki solusi alternatif sebelum memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja.
“Kami minta kedua belah pihak untuk mengedepankan dialog secara bipartit antara pihak manajemen dan pekerja” kata Afriansyah.
Direktur Utama PT Multistrada Arah Sarana, Igor Zyemit menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk memperlakukan semua karyawan dengan hormat, bermartabat, dan penuh kepedulian, sambil menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja.
“Kami sudah mengambil berbagai langkah adaptif sebelum mengambil keputusan yang sangat sulit ini. Sayangnya, penyesuaian tenaga kerja diperlukan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan mempertahankan peran kunci Indonesia dalam jaringan global Grup,” kata Igor.
Igor mengatakan pihaknya mendengarkan dengan seksama masukan dari perwakilan serikat pekerja, dan pertemuan bipartit yang akan berlangsung menjadi wujud nyata komitmen Perusahaan terhadap dialog terbuka dan penghormatan terhadap proses yang adil.
Multistrada menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga komunikasi terbuka dan menghormati kesepakatan dengan serikat pekerja, termasuk membatalkan surat pemberitahuan PHK yang sebelumnya telah diterbitkan.
Selanjutnya Multistrada akan memfasilitasi program pelatihan bagi karyawan, seiring dilakukannya diskusi bipartit antara manajemen dan pekerja untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.