PP Properti Angkat Dua Komisaris Independen Baru, Simak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Terbaru

0
84

PT PP Properti Tbk (PPRO) mengangkat dua komisaris Independen yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Penyelenggaraan RUPS ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), sehubungan dengan pengunduran diri dua Komisaris Independen, Nurdin Misbah dan Lia Itok Garbianto, yang telah diterima dengan baik sebelumnya oleh Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Mayoritas sesuai prosedur dan ketentuan pada Oktober 2025 lalu.

Lewat RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengangkatan Ronaldy Samuel Sinurat dan Abdul Rahman selaku Komisaris Independen untuk mendukung strategi Perseroan.

“Perubahan susunan pengurus ini diharapkan semakin memperkuat tata kelola serta memastikan keberlanjutan fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan di Perseroan. Dengan susunan manajemen baru ini, kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus melanjutkan strategi bisnis secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Kami meyakini langkah ini akan mendukung Perseroan dalam merespons dinamika industri properti nasional dengan lebih adaptif,” kata Corporate Secretary PPRO, Afrilia Pratiwi dalam keterangannya.

Baca Juga :   Pendapatan dan Laba Pegadaian Naik di Atas 30% Berkat Emas di 2019

Adapun Susunan Pengurus Perseroan setelah keputusan RUPSLB adalah sebagai berikut:

    Dewan Komisaris
1 Fakhrul Ulum   Komisaris Utama
2 Ronaldy Samuel Sinurat   Komisaris Independen
3 Abdul Rahman   Komisaris Independen
    Direksi
1 Dyah Rahadyannie   Direktur Utama
2 Nurjaman   Direktur
3 Ikhwan Putra Pradhana   Direktur

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics