Pabrik Biomethane Komersial Milik KIS Group Diresmikan, Biogas yang akan Gantikan LPG Non Subsidi

0
460

Pabrik BioCNG/Biomethane komersial pertama di Indonesia yang berlokasi di Blangkahan POM, Desa Blangkahan, Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara telah diresmikan. Pabrik ini dibangun oleh PT KIS Biofuel Indonesia bagian dari rencana pembangunan 25 pabrik Bio-CNG dengan kapasitas masing-masing 15.500 M3 BioCNG/hari, dengan total 387.500 M3 Bio-CNG per hari, yang diperkirakan akan menghasilkan pengurangan 3,7 juta ton Co2 per tahun dan menghasilkan 3,7 juta kredit karbon per tahun.

“Kami sangat mengapresiasi atas keberhasilan proyek pembangunan BioCNG Plant pertama yang telah dilaksanakan oleh KIS Group di Langkat ini. Kami berharap plant BioCNG ini akan berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung transisi energi di Indonesia, khususnya dalam rangka pemanfaatan biogas menjadi energi,” kata Direktur Bioenergi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edi Wibowo dalam keterangan resminya.

Edi berharap dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, BioCNG dapat dimanfaatkan untuk menggantikan LPG non-subsidi untuk sektor industri dan komersil (12 dan 50 kg), sehingga dapat menjadi salah satu opsi solusi dalam usaha Pemerintah menurunkan impor LPG.

Baca Juga :   Tingkatkan Luasan Jangkauan, Kementerian ESDM Minta Pertamina Perbanyak Subpenyalur LPG 3 Kg

CEO PT KIS Biofuel Indonesia, Ragunath menyampaikan harapan Indonesia akan menjadi penghasil BioCNG terbesar di Asia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih terhadap Unilever, AEP dan KIS Group untuk dukungan yang luar biasa. Saya percaya Indonesia,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics