14 Mitra LPEI Buru Buyer di Trade Expo Indonesia 2025
14 pelaku usaha mitra LPEI memperkenalkan berbagai produk unggulan Indonesia seperti rempah-rempah, buah & sayuran, makanan dan minuman, kepada para buyer internasional di TEI 2025/Dok. LPEI
Empat belas pelaku ekspor yang memperoleh pembiayaan dari Indonesia Eximbank/Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berpartisipasi dalam pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Para pelaku usaha ini mengedepankan prinsip pemberdayaan perempuan, berorientasi lingkungan, serta berkomitmen pada keberlanjutan.
“Sebagai Export Credit Agency (ECA) dan Eximbank Indonesia, pelaku usaha berorientasi ekspor yang hadir di Trade Expo Indonesia 2025 dapat memanfaatkan berbagai produk dan layanan yang disediakan oleh LPEI. Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai kendala ekspor dengan petugas Bea Cukai dan Lembaga National Single Window (LNSW) yang hadir di booth KemenkeuSatu,” kata Kepala Divisi Sekretariat Lembaga dan Hubungan Kelembagaan LPEI, Dyza Rochadi dalam keterangannya.
LPEI menyampaikan CV Kahaka International, mitra binaan LPEI, berhasil menandatangani kontrak ekspor produk lidi sawit dengan buyer asal Vietnam senilai US$500.000. Penandatanganan dilakukan pada hari pertama gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, dan disaksikan langsung oleh Plt. Direktur Eksekutif LPEI, Sukatmo Padmosukarso, serta Direktur Pelaksana Bisnis II, Sulaeman.
Adapun 14 pelaku usaha yang dihadirkan LPEI adalah PT Bunly Abadi Bersama, PT Kebaikan Alam Indonesia (ARAMU), El’s Coffee Group, CV Kajiye Food, PT Bima Tikhe Berkat, PT Indo Tropikal Group, Makbul Indonesian Culinary, Moonbitz (Oathentic), Madu Pelawan, Mega Inovasi Organik, CV Kota Makmur, Sari Munik, PT Mandala Prima Makmur, dan Bali Pick Fresh.