Investasi di Sayurbox dan Halodoc, Ini Alasan Astra

1
584

Setelah ikut berinvestasi di GoJek, PT Astra International Tbk (ASII)  menginvestasikan dana sekitar US$5 juta di Sayurbox dan sekitar US$35 juta di Halodoc pada Maret dan April 2021 ini. Selain dua perusahaan startup tersebut, ke depan Astra juga akan  berinvestasi di perusahaan rintisan lainnya terutama yang terkait dengan kesehatan dan e-commerce.

Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra mengatakan dalam beberapa tahun terakhir ini Astra serius melakukan digitalisasi. Tujuannya bukan hanya untuk mendapatkan pertumbuhan inorganik tetapi juga untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan tetap relevan.

“Kenapa investasi di Sayurbox dan Halodoc? Kita melihat bahwa dua startup ini, yang mungkin baru muncul beberapa tahun belakangan, itu mempunya suatu misi, suatu visi dan suatu komitmen yang baik, memanfaatkan teknologi,” ujar Djony menjawab pertanyaan media saat konferensi pers hasil RUPST, Kamis (22/4).

Djony mengatakan Halodoc adalah platform layanan kesehatan yang mempunya suatu misi untuk mengurangi ketimpangan akses layanan kesehatan di Indonesia. Halodoc mempunya satu bisnis case yang sangat jelas mempunyai suatu tujuan yang baik.

Baca Juga :   Astra dan Toyota Bentuk Perusahaan Patungan Penyewaan Kendaraan Komersial

Kemudian, Sayurbox adalah e-commerce yang menyediakan produk segar dari petani sehingga bisa sampai ke tangan pelanggan.

“Jadi bagi Astra selain kita modernisasi di internal secara organik, kita juga ingin lebih agresif melihat peluang peluang-peluang secara inorganik termasuk tentunya di startup-startup yang berbasis teknologi,” ujar Djony.

Djony mengatakan ke depan Astra berpeluang untuk kembali berinvestasi pada startup lainnya. “Kita punya target tetapi kita tidak pernah define secara riil karena opportunity itu bisa datang kapan saja, kita tetap selalu melihat apakah ada peluang-peluang di kemudian hari,” ujarnya.

Sektor yang dibidik pun beragam terutama sektor yang sedang berkembang saat ini. “Dengan adanya pandemi ini, misalnya layanan kesehatan menjadi salah sektor yang menjadikan pertumbuhan yang baik, kemudian e-commerce tentu saja, kemudian ada beberapa sektor yang lain yang tentunya akan selalu kita kaji,” ujarnya.

Astra, tambahnya, memiliki tim khusus untuk melakukan kajian terhadap startup yang akan dibidik untuk diinvestasikan. “Berapa alokasi dana, tidak bisa saya sampaikan di sini, tetapi tentunya sangat kita sesuaikan dengan situasi dan kondisi sambil berjalan kita kaji secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga :   Laporan Halodoc Tunjukkan 95% Kebutuhan Medis Terselesaikan Secara Digital

 

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

1 comment

Leave a reply

Iconomics