Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Penjualan Unit Link BNI Life

0
698

Layanan nasabah dari BNI Life/BNI Life

PT BNI Life Insurance (BNI Life) mencatatkan penjualan unit link mengalami kenaikan 2,5% pada semester I tahun 2020 bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan unit link tersebut sebesar Rp1,17 triliun pada semester I tahun 2020.

Selain itu, Risk Based CapitalĀ (RBC) BNI Life berada pada posisi 778,96% pada periode Juni 2020. RBC tersebut masih lebih tinggi dari batas minimal ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sebesar 120%.

Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan mengatakan penurunan tebus polis menepis kepanikan nasabah dalam menghadapi Covid-19, hal ini dilihat dari nilai tebus polis (surrender) yang dibayarkan pada Juni 2020 senilai Rp 411,97 miliar. Jumlah tersebut turun 38 % (year-on-year/yoy) dari klaim nilai tebus Juni 2019 yang sebesar Rp 667,99 miliar.

BNI Life menyatakan guna menjaga kepercayaan nasabah untuk tetap berasuransi dengan BNI Life, tentunya kepercayaan nasabah tersebut didukung dengan adanya 2 pemegang saham yang kuat yakni Bank BNI dan Sumitomo Life.

BNI Life mencatatkan total aset sampai dengan 31 Desember 2019 sebesar Rp18,29 triliun. Nilai tersebut naik 5,8% bila dibandingkan dengan total aset tahun 2018 yang sebesar Rp17,29 triliun. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh pencapaian premium dan hasil investasi. Total liabilitas BNI Life sebesar Rp12,68 triliun atau meningkat 5,04% dari sebelumnya sebesar Rp12,08 triliun pada tahun 2018. Hal tersebut didorong oleh pencapaian premi. BNI Life juga mencatatkan kenaikan jumlah ekuitas dari sebelumnya sebesar Rp5,21 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp5,61 triliun pada tahun 2019. Perubahan jumlah ekuitas berasal dari laba tahun 2018 yang ditahan dan hasil investasi dari modal pemegang saham.

Leave a reply

Iconomics