PINTU Upgrade Fitur Nabung Rutin, Apa Perubahannya?

0
92

PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menyediakan fitur Nabung Rutin atau Auto Dollar Cost Averaging (DCA) untuk memberikan kemudahan berinvestasi dan juga menabung aset crypto.

Fitur Auto DCA hadir dengan upgrade fitur di mana pengguna PINTU bisa menabung rutin 50 aset crypto sekaligus lewat fitur Auto DCA Multiple Asset.

“Berdasarkan data internal, ada tren kenaikan pengguna PINTU yang berinvestasi dalam jangka panjang dengan metode DCA. Pada kuartal III dan kuartal IV 2024 terlihat peningkatan user sebesar 67,18% yang menggunakan fitur Auto DCA. Untuk itu, kami hadirkan fitur Auto DCA Multiple Asset guna memberikan kemudahan bagi pengguna PINTU bisa menabung rutin puluhan aset crypto sekaligus,” kata Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad dalam keterangan resminya.

Fitur Auto DCA Multiple Assets memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk membeli beberapa aset crypto sekaligus dalam satu jadwal otomatis. Contohnya, dari dana Rp1.000.000 per bulan, pengguna PINTU dapat mengalokasikan 50% untuk BTC, 30% untuk ETH, dan 20% untuk SOL membangun portofolio secara konsisten, tanpa repot.

Baca Juga :   Adi Budiarso Gantikan Hasan Fawzi, Simak Respons Bos Tokocrypto Atas Pergantian Kepala Eksekutif Pengawas IAKD

“Dengan fleksibilitas yang dihadirkan di fitur Auto DCA Multiple Asset, dari 300 lebih aset crypto yang tersedia di aplikasi PINTU, lima token favorit pengguna PINTU di fitur Auto DCA antara lain Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP (XRP), dan Manta Network (MANTA). Deretan empat token teratas dengan kapitalisasi pasar yang besar menjadi pilihan utama pengguna PINTU untuk nabung rutin token-token favoritnya,” kata Iskandar.

Timing the market sangat sulit, untuk itu bagi investor jangka panjang, metode nabung rutin atau DCA dinilai sebagai strategi yang tepat dan efektif untuk mendapatkan harga rata-rata terbaik dari sebuah token tanpa perlu khawatir dengan volatilitas pasar. Menggunakan fitur Auto DCA Multiple Asset bisa membuat investor lebih disiplin untuk membangun portofolio crypto yang konsisten dan solid,” lanjut Iskandar.

Leave a reply

Iconomics