Ganjar Bacakan Hasil Rakernas II PDI Perjuangan, Khusus soal Capres Jadi Hak Ketum

0
365
Reporter: Rommy Yudhistira

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membacakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan yang meliputi ideologi Pancasila, sistem politik dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebagaimana hasil Rakernas, maka PDI Perjuangan menegaskan pentingnya pembumian Pancasila berdasarkan falsafah dan spirit kelahirannya pada 1 Juni 1945.

Pancasila, kata Ganjar, sebagai ideologi, falsafah, landasan, dan bintang penuntun seluruh kebijakan strategis pemerintahan, dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa serta bernegara. “Karena hal tersebut, kurikulum pendidikan nasional di seluruh strata pendidikan harus memasukan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib,” kata Ganjar di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (23/6).

Selanjutnya, kata Ganjar, Rakernas II partai mendukung sepenuhnya upaya pemerintah memulihkan dampak pandemi Covid-19 dengan mempercepat vaksinasi Covid-19, percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, bantuan sosial, peningkatan penyerapan lapangan kerja, investasi, dan stabilitas harga kebutuhan pokok rakyat.

Ketiga, Rakernas II partai mendorong Presiden Jokowi untuk meningkatkan sinergi konektivitas dan kerja sama partai politik pengusung pemerintah guna memaksimalkan keberhasilan pemerintah bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Baca Juga :   KCIC Sebut Penumpang Whoosh Naik 50% di Musim Liburan Isra Mikraj dan Imlek 2024

Kemudian, keempat, Rakernas II partai menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan disusun PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, berdasarkan keputusan Kongres V partai, AD/ART partai, dan tradisi demokrasi partai adalah hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kelima, Rakernas II partai menegaskan pentingnya menata sistem politik pasca-Pemilu 2024 agar sesuai dengan demokrasi Pancasila dengan melakukan koreksi sistem pemilu dan praktik politik liberal yang bersifat kapitalistik, penuh semangat individual, penguatan peran, dan fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.

Keenam, Rakernas II partai menegaskan pentingnya konsepsi dasar pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB) dengan memprioritaskan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, inovasi, dan peningkatan kualitas pendidikan yang mengedepankan budi pekerti, nation and character building, serta peningkatan seluruh aspek pendidikan yang mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat pembukaan UUD RI 1945.

Dengan konsepsi dasar pembangunan nasional tersebut, kata Ganjar, Indonesia harus mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing global, sekaligus memahami persoalan lokal. Tujuannya untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan, serta harus menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia di dunia internasional.

Baca Juga :   Simulasi Survei Indikator: Prabowo Menguat, Ganjar Stagnan, Anies Melemah

Terakhir, kata Ganjar, Rakernas II partai mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden Jokowi dalam mewujudkan perdamaian dunia dengan mengambil inisiatif bagi penyelesaian konflik Rusia-Ukraina melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, sekaligus mewujudkan kepentingan nasional Indonesia.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics