KAUMY Diharapkan Bisa Berperan Dukung Kemajuan Masyarakat di Era Disrupsi

0
589
Reporter: Rommy Yudhistira

Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) yang memiliki peran dan posisi baik di dalam maupun luar negeri bisa hadir di tengah masyarakat untuk dukung kemajuan di era disrupsi. Apalagi di masa revolusi sains, kehidupan global dan perkembangan post modern, KAUMY berperan menjadikan era disrupsi untuk berinovasi dan menguasai iptek.

“Agar era disrupsi tidak membawa kekacauan sosial, budaya, dari perkembangan sains dan teknologi juga perlu mengedepankan nilai luhur dalam kehidupan. Dalam konteks Indonesia berbasis Pancasila, agama, dan kebudayaan luhur bangsa. ” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam sebuah diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Haedar mengatakan, untuk menyongsong perubahan di sisi teknologi informasi, media sosial, dan perkembangan dunia yang serba digital, KAUMY dengan profesi dan kemampua kolektif bisa jadi katalisator dari penguasaan iptek untuk kemajuan bangsa dan negara. Soalnya, dengan menguasai iptek, maka bangsa itu bisa bersaing dan unggul dari segala sisi, termasuk dalam hal perekonomian dan politik.

“Bahkan terbukti semua bangsa dan negara yang menguasai iptek mereka berada di garis depan di dalam kemajuan politik, ekonomi, dan budaya. Bahkan dalam relasi antar negara,” ujar Haedar.

Baca Juga :   Peringati Sumpah Pemuda, KSP Ajak Generasi Milenial Jaga Persatuan

Haedar karena itu mendorong KAUMY untuk berkomitmen membawa nama perguruan tinggi Muhammadiyah yang menghadirkan peran keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan serta berperan aktif dalam mencerdaskan, mencerahkan, kehidupan peradaban umat manusia.

KAUMY, kata Haedar, dapat merepresentasikan para alumni dengan keunggulan profesi, ilmu, pengalaman, keahlian, dan kekuatan kolektif dalam menghadirkan peran-peran sosial kemasyarakatan yang membawa misi Islam berkemajuan.

“Agama yang menghadirkan moderasi beragama, berbangsa dan bernegara, dan moderasi di dalam kehidupan, yang mengedepankan nilai-nilai tengahan, dan menjauhi ekstremisme, radikalisme, juga agama yang membawa pada pencerdasan dan kemajuan kehidupan menuju peradaban yang mulia,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics