LPS Tempatkan Dana Kelolaan Nasabah Rp 59 T di SBSN

0
80
Reporter: Rommy Yudhistira

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menempatkan dana kelolaan nasabah senilai Rp 59 triliun pada surat berharga syariah negara (SBSN) per 31 Desember 2025. Penempatan investasi itu dilakukan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah nasional.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, LPS pun menempatkan dana kelolaan pada investasi konvensional. Tercatat hingga saat ini, dana kelolaan nasabah yang ada di LPS mencapai Rp 276 triliun, dan ditempatkan pada instrumen keuangan.

“Separuhnya atau mungkin 2/3 itu di konvensional. Tapi sudah semakin banyak porsi syariahnya,” kata Anggito di acara Metro TV Sharia Economic Forum, Jakarta, Kamis (12/2).

Dukungan terhadap inklusi keuangan syariah, kata Anggito, juga diberikan melalui penetapan limit bunga. Sebagai catatan, prinsip keuangan syariah, tidak menerapkan sistem bunga konvensional. Sebagai gantinya, bank syariah menggunakan akad bagi hasil dengan margin keuntungan yang disepakati di awal perjanjian (akad).

“Jadi kami memberikan privilege kepada instrumen atau bank-bank syariah. Karena kami tidak membatasi atas dasar bunga. Karena di dalam syariah tidak ada bunga,” ujarnya.

Baca Juga :   Perluasan Kewenangan LPS Memperkuat Resiliensi Sektor Keuangan

Di samping itu, kata Anggito, LPS telah memisahkan laporan keuangan konvensional dengan syariah. Perbedaan prinsip penghitungan dalam sistem keuangan syariah dan konvensional, menjadi pertimbangan bagi LPS dalam memisahkan laporan keuangan tersebut.

“Jadi kontribusi kami, kami ingin berinvestasi di instrumen syariah lebih banyak. Karena investasi syariah itu pro-growth. Karena digunakan untuk proyek. Proyek yang memberikan nilai tambah, memberikan sumbangan lebih besar kepada pertumbuhan ekonomi,” kata Anggito.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics