Beban Keuangan Turun, Waskita Karya Tidak Ubah Susunan Direksi dan Komisaris
PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menurunkan beban keuangan dari Rp 4,34 triliun, menjadi Rp 4 triliun pada 2025. Juga menurunkan total utang sebesar 20,16% dari Rp 84 triliun pada 2023, menjadi Rp 67,1 triliun pada 2025.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, strategi penguatan struktur keuangan dijalankan berkat penandatanganan perjanjian master restructuring agreement (MRA) dengan 21 bank pada 2024. Soal utang vendor past due, misalnya, turun hingga 96,1% menjadi Rp 63,4 miliar dari Rp 1,62 triliun selama periode 2023-2025.
Karena itu, kata Ermy Waskita berkomitmen menyelesaikan sisa utang secepat mungkin. Kemudian, kewajiban atas pajak past due telah diselesaikan 100% sehinggaWaskita Karya tidak memiliki utang pajak past due per 2024.
“Strategi penyehatan keuangan konsisten dilakukan melalui implementasi MRA. Sejak restrukturisasi tersebut efektif di tahun 2024 sampai dengan Desember 2025, Waskita Karya telah berhasil menurunkan nilai outstanding utang MRA semula Rp26,2 triliun menjadi Rp24,1 triliun,” kata Ermy dalam keterangan resmi pada Rabu (13/5).
Dari sisi obligasi dan sukuk penjaminan, Ermy menjelaskan, pihaknya telah membayar kupon atas 2 seri obligasi, dan satu sukuk sebesar Rp 707 miliar hingga Desember 2025. Upaya tersebut sesuai ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian perwaliamanatan yang berlaku.
Ermy menyebutkan, restrukturisasi yang dilakukan pada obligasi non-penjaminan senilai Rp 3,35 triliun telah mendapat persetujuan melalui rapat umum pemegang obligasi (RUPO). Ada 3 persetujuan yang diberikan atas seri obligasi dari total 4 seri. Satu seri lainnya masih dalam proses persetujuan restrukturisasi.
Di sisi lain, kata Ermy, Waskita tidak mengubah susunan komisaris dan direksi. Hal tersebut telah disepakati pemegang saham melalui hasil RUPST 2025 yang diselenggarakan pada Jumat pekan lalu.
“Dengan keputusan ini, kami optimistis dapat memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan. Kombinasi strategi digital dan konektivitas global diharapkan mampu mendongkrak kinerja bisnis dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional,” tutur Ermy.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Waskita Karya:
Komisaris Utama: Sutrisno
Komisaris Independen: Aqila Rahmani
Komisaris Independen: Muhammad Harrifar Syafar
Komisaris Independen: Muhammad Abdullah Syukri
Komisaris: Ade Abdul Rochim
Komisaris: Hasby Muhammad Zamri
Direktur Utama: Muhammad Hanugroho
Direktur Keuangan: Wiwi Suprihatno
Direktur Business Strategic, Portfolio dan Human Capital: Rudi Purnomo
Direktur Operasi I: Ari Asmoko
Direktur Operasi II: Paulus Budi Kartiko