Danantara Resmikan Fasilitas PSEL Bogor Raya 1, Target Beropeasi di 2028

0
11
Reporter: Rommy Yudhistira

Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM), dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) meresmikan pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1. PSEL Bogor Raya 1 ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2028.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, PSEL Bogor Raya 1 menjadi fasilitas PSEL ketiga yang memasuki tahap pembangunan. Sebelumnya dilakukan pada PSEL Denpasar Raya (Bali), dan PSEL Kota Bekasi.

Fasilitas itu, kata Pandu, menjadi bagian dari upaya Dananatara Indonesia dalam mempercepat pengembangan solusi pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan, dan berbasis teknologi ramah lingkungan. Selain itu, pembangunan PSEL pun sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.

“Permasalahan sampah tidak hanya memengaruhi kehidupan kita saat ini, tetapi juga masa depan anak-anak kita. PSEL Bogor Raya I dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah, pengembangan energi hijau, dan pemberdayaan ekonomi lokal,” kata Pandu dalam keterangan resminya pada Kamis (17/9).

Selain itu, Danantara Indonesia pun menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT PLN (Persero). Kerja sama tersebut, kata Pandu, memberikan kepastian offtake, dan mendukung kelangsungan operasi proyek selama masa konsesi.

Baca Juga :   Danantara Bersama Kemendiktisaintek Berkolaborasi Rancang Produk Prioritas dan Pengembangan Industri Semikonduktor

Proyek PSEL Bogor Raya 1, kata Pandu, dikembangkan dan dijalankan oleh BUPP Nusantara Bogor New Energy. Fasilitas itu akan mengelola hingga 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik di kawasan Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. TNI AD selaku pemilik lahan telah menandatangani surat perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor terkait penggunaan lahan untuk fasilitas PSEL.

“Proyek ini ditargetkan mampu mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, menurunkan emisi dari TPA hingga 80 persen, serta mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO2 per tahun,” ujar Pandu.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics