Dalam Rangka PEN, Menperin Beri Bantuan Mesin ke Sentra IKM di Bali
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat pembukaan Munas Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) ke-15 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (15/01/2020)/Kemenperin
Dalam rangka upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN), Kementerian Perindustrian bertekad membangkitkan gairah usaha pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Realisasi dari tekad itu antara lain memberi bantuan mesin dan peralatan bagi pelaku IKM.
Pemberian bantuan ini, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, untuk meningatkan kapasitas dan kualitas produk yang dihasilkan IKM sehingga mampu bersaing baik di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. “Kami fokus mengembangkan sentra IKM karena merupakan sektor usaha yang dominan dalam populasinya di Indonesia. Ini menjadikan IKM sebagai motor penggerak perekonomian nasional,” kata Agus dalam keterangan resminya, Minggu (23/8).
Dalam kunjungan kerjanya ke Bali, Agus menyerahkan secara simbolis bantuan mesin Computer Numerical Control (CNC) Magic-70 kepada Celuk Design Center Jewelry yang berlokasi di sentra IKM Perhiasan Perak Celuk, Kabupaten Gianyar, Bali. Dalam kegiatan ini turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Untuk mengembangkan sentra IKM, kata Agus, ada beberapa program pembinaan yang akan dijalankan. Semisal, pelaksanaan bimbingan teknis, pemberian bantuan mesin dan peralatan, serta pembangunan pusat material. “Manfaat program ini antara lain meningkatkan atau memenuhi sarana dan prasarana yang diperlukan pelaku IKM saat ini serta mendongkrak kapasitas produksi,” kata Agus.
Berkaitan dengan pengembangan sentra IKM, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi matchmaking antara produk dari petani dan nelayan agar terserap oleh IKM. “Ini menindaklanjuti perintah presiden dalam rangka fasilitasi program ‘Beli Produk Rakyat’. Pada 2020 ini terselenggara kegiatan di 4 lokus. Kami mengusulkan anggaran program tersebut sebesar Rp 174 Miliar pada 2020, yang akan melibatkan 90 IKM dengan target 540 tenaga kerja,” katanya.