Klub Sepak Bola Bali United Proyeksikan Pendapataan Tahun Ini Turun 60%

0
748
Reporter: Petrus Dabu

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) atau Bali United memproyeksikan sepanjang tahun ini pendapatan perusahaan akan turun sebesar 60% dibandingkan pencapaian tahun 2019 lalu. Penurunan tersebut terjadi karena selama pandemi Covid-19 tak ada pertandingan sepak bola.

Sepanjang kuartal pertama 2020 lalu, penapatan BOLA masih tumbuh signifikan yaitu sebesar 50,43% menjadi Rp41,89 miliar, dibanding Rp27,85 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terjadi karena sampai dengan awal Maret 2020 masih berlangsung pertandingan Liga I dan AFC.” Akan tetapi proyeksi penerimaan di tahun 2020 akan menurun sebesar 60%,” tulis manajamen BOLA dalam laporan hasil public expose yang dikutip Iconomics, Kamis (3/9).

Disebutkan bahwa Perseroan selalu berusaha untuk menjaga kinerja perusahaan. Perusahaan juga melakukan efisiensi di segala bidang. Bisnis yang menjadi fokus Perseroan adalah meningkatkan penjualan store secara online dengan menggunakan beberapa marketplace dan online store. Perseroan juga menambah kegiatan-kegiatan online untuk memberikan benefit tambahan kepada sponsor melalui kegiatan online yang diberitakan melalui media social dan web Perseroan seperti Liga PES online, Tiktok, dan livestreaming dengan zoom.

Baca Juga :   Kuartal I-2020, Kinerja Keuangan Adira Masih Tumbuh, Tetapi Melambat

Tahun 2019 lalu, BOLA meraih pendapatan sebesar Rp215,21 miliar, naik 86,81% dibanding Rp115,2 miliar pada 2018. Laba bersih tahun 2019 tercatat sebesar Rp7,08 miliar, naik 49,02% dari Rp4,75 miliar pada 2018. Meski meraih laba bersih, BOLA tidak membagikan dividen.

Bali United resmi menjadi perusahaan terbuka pada 2019 lalu. Per Juni 2020, Bali United baru menggunakan Rp41,45 miliar dari hasil bersih IPO sebesar Rp 377,77 miliar. Penyerapan yang masih rendah ini terjadi karena pandemi Covid-19. “Beberapa pembangunan dan kegiatan Perseroan terhambat karena adanya pandemik Covid-19,” tulis manajemen.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics