Kemenkes: Waktu Vaksinasi Bukan 3,5 Tahun Tapi 1 Tahun 3 Bulan

0
504

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan vaksinasi Covid-19 di Indonesia bukan 3,5 tahun. Lebih cepat dari waktu tersebut. Kementerian Kesehatan mengklarifikasi pemberitaan yang beredar mengenai waktu 3,5 tahun untuk vaksinasi.Waktu 3,5 tahun tersebut adalah waktu vaksinasi yang dibutuhkan untuk vaksinasi seluruh dunia, bukan waktu vaksinasi di Indonesia

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan proses vaksinasi di Indonesia akan dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama yang menyasar tenaga medis dan publik. Dan tahap kedua non tenaga medis dan publik. Total populasi yang akan di vaksin di Indonesia sebanyak 81,5 juta orang. Tahap pertama untuk 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik di 34 provinsi.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac. Tahap pertama datang 1,2 juta dosis dan tahap kedua sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19. Menurut Nadia, vaksin-vaksin tersebut ada di Gudang Bio Farma. Indonesia pun siap untuk melakukan distribusi tapi masih menunggu dulu izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ia mengatakan jika izin sudah keluar, tentunya pihaknya akan segera melaksanakan vaksin Covid-19 secara bertahap.

Baca Juga :   Kemenkes: Harga Tes PCR Rp495.000 di Jawa-Bali dan Rp525.000 di Luar Jawa-Bali

“Secara total kita membutuhkan waktu 15 bulan yang akan dihitung dari Januari 2021 hingga Maret 2022. Jadi ini adalah waktu 15 bulan pelaksanaan vaksinasi yang akan kita lakukan secara bertahap,” kata Nadia saat konferensi pers virtual pada Minggu (03/01/2021).

Vaksinasi hanya membutuhkan waktu 1 tahun 3 bulan. Menurut Nadia, pelaksanaan vaksin selama 15 bulan ini akan berlangsung dalam 2 periode. Yaitu periode 1 berlangsung dari Januari hingga April 2021. Kemudian periode 2 akan berlangsung 12 bulan yaitu dari April 2021 sampai Maret 2022 yang akan menjangkau jumlah masyarakat sisa dari periode pertama.

Dalam melakukan konferensi pers ini, Nadia mengatakan pihaknya mengklarifikasi beberapa berita yang muncul sebelumnya yakni dibutuhkan waktu 3,5 tahun untuk merampungkan vaksinasi di Indonesia. “Kami sampaikan adapun yang dimaksud Bapak Menteri tentang waktu 3,5 tahun adalah proyeksi penyelesaian vaksinasi untuk seluruh dunia. Sementara untuk Indonesia kita akan menyelesaikan vaksin Covid-19 ini dalam kurun waktu 15 bulan,” tegas Nadia.

Leave a reply

Iconomics