Pra Merger BGR ke PPI, Dirut Cek Fasilitas Pergudangan

0
746

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI akan bertransformasi seiring dengan persiapan dalam proses penggabungan BGR Logistics ke dalam PPI. Adanya penggabungan tersebut dapat meningkatkan efisiensi logistik pangan, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading dan logistik hingga meningkatkan keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani ke seluruh daerah pelosok di Indonesia.

“Dalam Kluster Pangan, PPI merupakan BUMN perdagangan yang disiapkan di hilir untuk peningkatan sektor distribusi trading pangan mulai dari pelosok pedesaan hingga internasional. Oleh karenanya kunjungan PPI ke depo container dan gudang moderen ini penting untuk menyiapkan connection yang baik,” kata Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati saat mengunjungi gudang moderen dan depo container milik PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR di Palembang belum lama ini.

Nina mengunjungi fasilitas logistik BGR, dimulai dengan berkeliling ke depo container yang memiliki luas total 2,7 hektar dan dapat menampung lebih dari 2 ribu kontainer, yang dilengkapi dengan sarana pencucian kontainer yang memadai, fasilitas perbaikan kontainer, serta alat berat pendukung seperti side loader dan forklift yang memberikan layanan depo kontainer baik dan terintegrasi.

Baca Juga :   TJSL Perusahaan Perdagangan Indonesia Bangun Sarana Ibadah

“Untuk memastikan manajemen depo kontainer yang cepat dan handal, kami menggunakan aplikasi berbasis web Depot Management and Agency (Denada), untuk management kontainer, lift on dan lift off kontainer,” kata Dirut BGR M Kuncoro Wibowo.

Nina juga berkunjung ke gudang moderen yang mengelola komoditas Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dengan sistem WMS (Warehouse Management System), yang mempermudah dan mempercepat segala aktivitas, mulai dari aktivitas inbound hingga ke outbond.

“Setelah tadi saya memantau dan mencoba, sistemnya memang mempermudah mobilitas pekerjaan karena setiap proses terautomasi dan membuat data lebih transparan serta aman. Teknologi barcode scanner mampu mengelola hingga puluhan ribu SKU (Stock Keeping Unit) serta terhubung dengan ERP-SAP yang sekarang sudah ada,” kata Nina.

Sekretaris Perusahaan PPI Syailendra mengungkapkan proses penggabungan BGR ke dalam PPI ini telah memasuki tahap finalisasi RPP di pemegang saham. Ia mengatakan serangkaian persiapan yang telah dan masih dilalui dengan baik oleh PPI, dalam berbagai aspek operasional, keuangan, sdm dan organisasi, teknologi informasi, legal, manajemen risiko, tata kelola dan lain – lain.

Leave a reply

Iconomics