Semen Indonesia Optimistis Prospek Industri Nasional Positif
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG saat ini fokus pada 3 strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, dan mengoptimalkan produk turunan semen, serta portofolio.
Wakil Direktur SIG Andriano Hosny mengatakan, dengan menjalankan 3 strategi tersebut, SIG hadir lebih dekat untuk memahami kebutuhan, dan karakteristik pelanggan di daerah.
”SIG optimistis industri semen nasional memiliki prospek positif, menyusul kebutuhan semen untuk program 3 juta rumah dan pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari fokus pemerintah,” kata Andriano dalam public expose pada Jumat (12/9).
Selain menyasar peningkatan penjualan domestik, kata Andriano, SIG pun membidik pasar ekspor untuk mengoptimalkan utilisasi. Pada Semester I/2025, SIG mencatat peningkatan ekspor sebesar 24,9%.
Dalam upaya memperluas pasar ekspor, kata Andriano, semakin kuat dengan adanya dorongan dari dermaga, dan fasilitas produksi di pabrik Tuban, Jawa Timur, yang pengembangannya telah memasuki tahap uji coba pada 3 Maret-14 Agustus 2025.
Pengembngan dermaga, dan fasilitas produksi di Tuban, ujar Andriano, merupakan hasil kerja sama antara PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor di Amerika Serikat.
Lebih lanjut, kata Andriano, SIG belum lama ini menerima peringkat idAAA stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penetapan peringkat itu disebut mencerminkan peran SIH dalam agenda pembangunan negara
“Posisi pasar yang kuat dari ketersediaan fasilitas produksi dan logistik yang terdiversifikasi dengan baik, serta profil keuangan yang konservatif untuk menopang langkah Perusahaan memperkuat dominasi dalam industri bahan bangunan di Indonesia,” ujar Andriano.