Telkomsel Gandeng Rey Luncurkan Paket Data Gabungkan Konektivitas Internet dan Layanan Kesehatan Digital
Telkomsel menggandeng Rey untuk meluncurkan paket data Telkomsel Sehat Aktif. Paket data tersebut menggabungkan konektivitas internet, dan layanan kesehatan digital dalam satu langganan.
CEO & Co-Founder Rey Evan Tanotogono mengatakan, Telkomsel Sehat Aktif melengkapi perlindungan yang telah ada sebelumnya seperti BJPS Kesehatan dan asuransi lainnya. Telkomsel Sehat Aktif tersedia pada aplikasi MyTelkomsel.
Setelah paket aktif, kata Evan, pengguna dapat memanfaatkan layanan telekonsultasi dokter umum yang tersedia selama 24 jam dalam 7 hari. Kemudian, tebus dan kirim obat, serta pengajuan santunan rawat inap secara digital.
“Manfaat seperti telekonsultasi dokter, santunan rawat inap, hingga perlindungan kecelakaan yang dapat diakses secara digital selama masa aktif paket. Melalui solusi ini, kami ingin menghadirkan akses kesehatan yang lebih mudah dijangkau dalam keseharian masyarakat,” kata Evan dalam keterangan resminya pada Rabu (1/7).
Sementara itu, VP B2B/G2C Business Telkomsel Jockie Heruseon menambahkan, paket tersebut juga dilengkapi perlindungan kecelakaan, santunan kematian, cacat tetap, dan kompensasi biaya medis. Kemudian, tersedia fitur wellnes untuk memantau kesehatan harian dan integrasi dengan perangkat gawai.
Telkomsel Sehat Aktif, kata Jockie, tersedia dalam 3 pilihan paket yakni Sehat Aktif Plan 1 dengan harga Rp 65 ribu, Sehat Aktif Plan 2 Rp 95 ribu, dan Sehat Aktif Plan 3 Rp 150 ribu.
Masih kata Jockie, peluncuran ini menjadi langkah strategis bagi kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan mengintegrasikan layanan kesehatan dalam satu paket, Telkomsel dan Rey mendorong akses kesehatan digital yang lebih luas, dan praktis bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini memadukan jangkauan Telkomsel dan pendekatan Rey yang menyederhanakan layanan kesehatan, sehingga semudah membeli paket data. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong inklusivitas layanan kesehatan di Indonesia,” ujar Jockie.