Ada Apa di Balik Pertumbuhan Meroket DPK Krom Bank?

0
137

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank) melesat jauh di atas rata-rata industri. Bank Indonesia (BI) mencatat, DPK perbankan per Juni 2025 tumbuh 6,96% secara tahunan (YoY), sementara Krom Bank mencatatkan lonjakan hingga 214% YoY. Hingga Agustus 2025, DPK Krom Bank mencapai Rp6,30 triliun, naik dari Rp2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong pertumbuhan giro 235%, tabungan 395%, dan deposito 187%.

“Minat masyarakat terhadap investasi cenderung tinggi, selaras dengan data DPK secara industri yang tumbuh 6,96% secara tahunan. Tabungan dan deposito Krom Bank memberikan kontribusi tertinggi sebesar Rp6,28 triliun per Agustus 2025. Pertumbuhan ini sejalan juga dengan minat dan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan kecepatan layanan, fleksibel dan keamanan,” kata Anton Hermawan, Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk dalam keterangan pers, Selasa (16/9).

Ia mengatakan pertumbuhan nasabah Krom Bank tidak terlepas dari konsistensi inovasi dan kolaborasi dengan ekosistem digital. Krom Bank berkomitmen meningkatkan layanan perbankan serta hadirkan berbagai inovasi layanan dalam memberikan customer experience yang baik untuk nasabah yang didominasi oleh generasi muda, serta menjaga likuiditas dengan menerapkan strategi menyeimbangkan modal, DPK, dan penyaluran kredit untuk mencatatkan laba perusahaan yang konsisten.

Baca Juga :   Krom Bank Cetak Kinerja Keuangan Positif di Kuartal II/2025, Laba Bersih Naik 12,36% YoY

Selain melakukan diversifikasi produk guna menunjang pertumbuhan serta menawarkan suku bunga yang kompetitif, terdapat sejumlah keunggulan lain yang menjadikan deposito Krom Bank sebagai pilihan relevan bagi nasabah dalam kondisi ekonomi saat ini.

Produk Unggulan

Krom Bank menghadirkan dua produk deposito unggulan, Krom Flex dan Krom Max, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan beragam nasabah.

Krom Flex menawarkan imbal hasil kompetitif sebesar 6,5–7,75% per tahun. Produk ini tidak membebankan biaya penalti bagi nasabah yang ingin mencairkan deposito lebih awal. Bahkan, nasabah tetap akan mendapatkan bunga sebesar 6% dari dana yang sudah masuk.

Sementara itu, Krom Max memberikan bunga lebih tinggi, hingga 8,25% per tahun. Dirancang untuk nasabah yang ingin mengalokasikan dana bagi tujuan keuangan jangka panjang, Krom Max dapat memaksimalkan keuntungan menabung dengan bunga lebih besar. Bagi nasabah Krom Max yang ingin mencairkan dana sebelum tenor berakhir, tidak akan dikenai biaya penalti. Namun, bunga tidak akan diberikan jika dana ditarik sebelum jatuh tempo.

Baca Juga :   Krom Bank Tutup 2024 dengan Kinerja Positif

Krom Bank juga menawarkan fleksibilitas tenor dan setoran. Nasabah dapat memilih jangka waktu mulai dari 14 hari hingga 1 tahun dengan setoran awal yang sangat terjangkau, hanya Rp100.000. Ditambah lagi, fasilitas pencairan awal tanpa penalti memberikan rasa aman bila sewaktu-waktu dibutuhkan dana darurat.

Nasabah juga bisa memanfaatkan fitur pos deposito untuk pengelolaan keuangan lebih terarah. Krom Bank kini menyediakan hingga 40 pos deposito dalam satu akun (sebelumnya hanya 20 pos). Dengan begitu, dana dapat dengan mudah dialokasikan sesuai tujuan finansial yang berbeda, misalnya untuk pendidikan, liburan, atau dana darurat.

Seluruh layanan deposito di Krom Bank ini didukung dengan kemudahan akses digital. Mulai dari pembukaan hingga pencairan deposito dapat dilakukan langsung melalui aplikasi mobile banking, tanpa perlu ke kantor cabang. Proses pencairan pun berlangsung cepat, hanya dalam hitungan menit, sehingga membuat pengelolaan keuangan lebih praktis, modern, dan fleksibel.

Anton Hermawan mengatakan strategi bisnis Krom Bank secara garis besar masih terus berupaya meningkatkan akuisisi nasabah, menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, melakukan diversifikasi produk digital, menghadirkan inovasi progresif, dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan visi perusahaan.

Baca Juga :   Tak Ada Untuk Dividen, Seluruh Laba Bersih Krom Bank Indonesia Tbk Ditetapkan Sebagai Laba Ditahan

“Kami optimis dapat menutup tahun 2025 ini dengan kinerja yang baik dan memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat” tutup Anton.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics