Angkasa Pura II Sediakan SPKLU di Terminal 3 Soekarno-Hatta
SPKLU di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta resmi diluncurkan Angkasa Pura II/Dok. APII
PT Angkasa Pura II resmi membuka Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. SPKLU terletak di area parkir domestik T3.
“SPKLU di Bandara Soekarno-Hatta merupakan yang pertama di kawasan bandara di Indonesia yang disediakan langsung oleh operator bandara dalam hal ini adalah AP II,” kata President Director AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi.
Pada tahap awal, SPKLU difungsikan sebagai layanan non-komersial mendukung armada operasional Presidensi G20 Indonesia 2022. Muhammad Awaluddin menuturkan dibukanya SPKLU juga sebagai upaya mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta.
“Jumlah kendaraan listrik di Indonesia baik roda empat maupun roda dua terus bertambah, pemerintah terus mendorong penambahan fasilitas untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, dan AP II sebagai operator bandara tidak ketinggalan untuk menyediakan fasilitas yakni dengan menghadirkan SPKLU di Bandara Soekarno-Hatta. Ini juga sebagai upaya kami dalam membangun ekosistem kendaraan listrik dan mendorong lebih banyak lagi penggunaan kendaraan listrik di bandara,” kata Awaluddin.
Ia mengatakan penyedia layanan transportasi publik di Bandara Soekarno-Hatta seperti Blue Bird, Grab, Gojek dan sebagainya telah mentransformasikan armada menjadi kendaraan berbasis listrik. AP II pada tahun depan juga mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik. Secara bertahap, penggunaan kendaraan operasional di AP II termasuk di Bandara Soekarno-Hatta akan berbasis kendaraan listrik.
SPKLU di lingkungan AP II dikelola oleh PT Angkasa Pura Solusi (APS) yang merupakan anak usaha AP II. Direktur Utama APS Dorma Manalu menuturkan setelah di Terminal 3 dalam waktu dekat SPKLU juga akan hadir di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta lalu kemudian secara bertahap di bandara-bandara lain yang dikelola AP II.
Menurut Dorma, pengembangan terus dilakukan dan nanti ke depannya dilakukan komersialisasi dengan sistem pembayaran cashless menggunakan aplikasi.
Saat peresmian pada 9 November, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menuturkan SPKLU di Terminal 3 merupakan bentuk dukungan penuh terhadap ekosistem kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta. Ia mengatakan saat ini terdapat 20 unit kendaraan listrik Grab di Bandara Soekarno-Hatta dan akan bertambah lagi.
Demikian pula VP of Central Operation Blue Bird Aris Budiarto mengatakan Blue Bird sangat mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta. Aris mengatakan kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta antara lain Tesla dan BYD, untuk taksi reguler dan rental. Ke depannya jumlah armada kendaraan listrik akan terus bertambah.