Harga Batu Bara Membara, Bumi Resources Bukukan Laba Bersih US$63,7 Juta

0
627

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang Januari-September 2021, seiring dengan harga batu bara yang naik signifikan.

Emiten batu bara ini membukukan laba neto sebesar US$243,3 juta dari sebelumnya mengalami rugi neto sebesar US$9,1 juta.

Sementara laba yang diatribusikan kepada BUMI atau laba bersih sebesar US$63,7 juta. Sebagai perbandingan pada periode yang sama tahun lalu, BUMI membukukan rugi bersih sebesar US$137,3 juta.

Perbaikan laba perusahaan sejalan dengan kenaikan pendapatan. Dalam keterangan yang diterima Theiconomics.com, pendapatan konsolidasi BUMI pada Januari-September 2021 mencapai US$3,75 miliar, naik sekitar 35% dari US$2,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

“Pendapatan kotor meningkat sebesar 35% menjadi US$3,75 miliar vs US$2,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu, hal ini dipicu oleh tren peningkatan harga batu bara yang masih berlangsung,” ujar Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BUMI, Dileep Srivastava, Selasa (30/11).

Dileep mengatakan beban pokok penjualan masih terkendali walaupun dalam kondisi pandemi dan cuaca buruk yang menantang, dan fluktuasi harga minyak. Hal ini menyebabkan laba kotor meningkat lebih dari 3X lipat menjadi US$946,7 juta vs US$305,9 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :   KPC Mendonasikan Rp50 Miliar Lewat Kadin

Margin usaha meningkat menjadi 20% vs 5,7% pada periode yang sama tahun lalu, atau meningkat lebih dari 3X lipat. Laba sebelum pajak meningkat menjadi US$598,8 juta vs rugi sebelum pajak US$38,4 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Tahun ini BUMI menargetkan produksi batu bara mencapai 80 juta ton hingga 82 juta ton, lebih rendah dari tahun lalu karena faktor cuaca buruk. BUMI meperkirakan harga jual rata-rata untuk batu bara perseroan sebesar US$68 per metrik ton hingga – US$ 72 per metrik ton. Per September lalu, rata-rata harga jual batu bara BUMI, kombinasi Arutmin dan KPC sebesar US$62,8 per metrik ton, naik 39% dari US$45,3 metrik ton pada periode yang sama tahun lalu.

Sejalan dengan perbaikan kinerja karena harga batu bara yang naik ini, pada Oktober lalu, BUMI mampu mencicil pelunasan hutangnya lebih besar dari biasanya yaitu sebesar US$78,8 juta. Sebagai perbandingan pada Juli lalu, BUMI mencicil pelunasan hutang sebesar US$23,3 juta.

Baca Juga :   Harga Batubara Naik, Laba Bersih Bumi Resources Tbk Melonjak 361%

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics