Iklan Net TV Turun, Metro Naik
Ilustrasi/katadata.com
Iconomics – Sepanjang semester pertama 2019 ini, total belanja iklan televisi di Indonesia tercatat tumbuh 10,84%. Namun, tidak semua stasiun televisi menikmati pertumbuhan ini.
Hasil monitoring iklan televisi yang dilakukan Adstensity pada 13 stasiun televisi nasional menunjukkan bahwa total belanja iklan semester I-2019 tercatat mencapai Rp 60,49 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlahnya mencapai Rp 54,57 triliun.
Dari sisi jumlah iklan, Semester I tahun ini tercatat ada 1.777.096 iklan tayang, atau naik 2,12% dibandingkan semester I-2018 yang mencapai 1.740.274 iklan.
Dalam hal kompetisi bisnis antar-stasiun televisi, RCTI menguasai pendapatan Semester I 2019 dengan pendapatan mencapai Rp 9,37 triliun, atau naik 17,26% dibandingkan pendapatannya pada semester I-2018. Stasiun televisi kedua yang mendapat pemasukan besar adalah ANTV yaitu Rp 8,09 triliun, naik 8,05% dari semester I-2018. Posisi ketiga yaitu SCTV dengan pendapatan sebesar Rp 8,01 triliun, naik 12,87% dibandingkan pendapatan tahun lalu pada periode yang sama. Selanjutnya Indosiar pada posisi ke-4 yang pendapatannya meningkat 9,69%, dari semester I-2018 sebesar Rp 6,51 triliun menjadi sebesar Rp 7,14 triliun pada semester pertama tahun ini. Disusul oleh MNC TV dengan pendapatan Rp 6,64 triliun pada semester ini, naik 4,35% dibandingkan pendapatan semester I- 2018.
Secara umum pendapatan iklan televisi nasional meningkat, kecuali Net TV dan TVRI,” tulis Adstensity dalam siaran pers yang diterima Iconomics, Kamis (29/8).
Net TV mengalami penurunan dari Rp 1,20 triliun pada semester I-2018 menjadi Rp 1,18 triliun pada semester I-2019 atau turun 1,23%. Sedangkan TVRI dari Rp 74,66 miliar pada semester I-2018, menjadi Rp 46,57 miliar pada semester I-2019 atau turun 37,63%.
Di antara 13 stasiun TV nasional, yang mengalami peningkatan pendapatan iklan paling besar adalah Trans TV yaitu sebesar 28,40%, dari Rp 3,53 triliun menjadi Rp 4,54 triliun pada semester I-2019. Stasiun TV yang mencapai peningkatan terbesar selanjutnya adalah Metro TV yaitu sebesar 21,11%, dari Rp 1,64 triliun menjadi Rp 1,99 triliun pada Semester I 2019
Data statistik tersebut diperoleh Adstensity berdasarkan rekaman semua iklan televisi di 13 stasiun tv nasional yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, Kompas TV, Net TV, dan TVRI. Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto. Nilai-nilai data yang disajikan hanya yang berada di dalam waktu jeda iklan (commercial break).
Data ini tidak memberikan informasi apabila ada diskon atau potongan harga atau deal-deal lain dalam praktik bisnis antara pemasang iklan dan stasiun TV yang bersangkutan di luar dari “Rate Iklan” yang telah di tetapkan. Selain itu, penyebutan nama-nama produk di atas tidak dimaksudkan untuk tujuan komersial atau soft campaign, namun hanya sebagai dukungan informasi semata. Adstensity merupakan produk monitoring iklan televisi milik PT SIGI Kaca Pariwara. [Petrus Dabu]