Menteri BUMN Menyambut Positif Pembentukan Panja Penyelamatan Garuda Indonesia
Garuda Indonesia menggelar penerbangan tematik President's Flight menggunakan armada B777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIG pada Jumat (12/11)/Dok. Garuda Indonesia
Pembentukan Panitia Kerja (Panja) penyelamatan Garuda Indonesia disambut positif oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Menteri Erick menilai dukungan politik dari Komisi VI DPR RI sangat penting bagi Kementerian BUMN dalam menyehatkan kembali kinerja Garuda.
Menurut Menteri Erick, Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI akan terus bersinergi dalam mencari jalan keluar atas persoalan yang dialami Garuda.
Ia menyebut pembentukan panja merupakan bentuk dukungan konkret dari DPR dalam mengawal proses penyehatan maskapai pelat merah tersebut.
Ia juga mengatakan Panja merupakan komitmen dan tindaklanjut dari pembahasan sejumlah rapat kerja maupun Rapat Dengar Pendapat yang telah beberapa kali dilakukan antara Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI.
“Seperti yang sering saya sampaikan, kita (BUMN) tentu tidak bisa sendirian, ini eranya kolaborasi termasuk dalam memperbaiki kinerja Garuda yang juga memerlukan dukungan Komisi VI DPR RI,” kata Menteri BUMN dalam siaran pers tertulis.
Komisi VI DPR RI akan mengawal proses transformasi dan restrukturisasi yang sedang dilakukan Garuda. Erick menyebut transformasi menjadi keharusan bagi Garuda agar mampu bertahan di situasi yang penuh ketidakpastian akibat pandemi dan juga menatap prospek bisnis pascapandemi.