NPL Bank DKI Terjaga Di Bawah Rata-rata Industri

0
1721

Bank DKI tetap mencatatkan kinerja yang positif untuk tahun 2020. Di tengah tekanan berat sepanjang tahun 2020, Bank DKI tetap mengelola bisnisnya secara prudent. Direktur Utama Bank DKI Zainuddin Mappa mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang cukup berat bagi perbankan, khususnya di sisi risiko kredit.

Ia mengatakan Bank DKI menerapkan berbagai inisiatif dan pengelolaan risiko yang efektif untuk menjaga kualitas aset dan bisnis. Penyaluran kredit dan pembiayaan di tahun 2020 juga dilakukan dengan sangat selektif dan memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Per Desember 2020, rasio NPL Gross tercatat sebesar 2,98% dan berada dibawah rata-rata NPL industri perbankan nasional di tahun 2020 yangsebesar 3,06%. Bank DKI juga telah membukukan pencadangan yang cukup untuk mengantisipasi penurunan kualitas kredit imbas dari pandemi Covid-19.

Bank DKI menyebut pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan terkontraksi minus 4,71% (yoy) menjadi sebesar Rp35,66 triliun. Penurunan kredit di sepanjang tahun 2020, dikarenakan Bank DKI mengurangi eksposur kredit yang diberikan kepada bank dimana sebelumnya tahun 2019 mencapai sebesar Rp3 triliun menjadi hanya Rp575 miliar di tahun 2020. Adapun kredit yang diberikan kepada sektor riil tetap tumbuh sebesar 1,95% dari semula sebesar Rp34,40 triliun di tahun 2019 menjadi sebesar Rp35,08 triliun di tahun 2020.

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics