Avrist Group Perkuat Kolaborasi Lintas Bisnis

0
83

Avrist Group menegaskan strategi bisnisnya sebagai grup jasa keuangan terintegrasi melalui penyelenggaraan Avrist Group Financial Forum 2026, Rabu (11/2).

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas entitas, menyatukan perspektif pelaku industri, serta membahas arah transformasi sektor jasa keuangan di tengah dinamika pasar dan regulasi.

Mengusung tema “Synergy for Sustainable Growth: Driving Transformation through Quality, Service, and Compliance”, forum ini menghadirkan asosiasi industri, mitra bisnis, klien, serta pemangku kepentingan untuk membahas bagaimana sinergi internal dan kolaborasi eksternal dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Direktur Bisnis PT Avrist Assurance, Aldi Rinaldi, menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari strategi Avrist Group untuk memperkuat sinergi lintas bisnis dan menghadirkan solusi finansial terintegrasi.

“Di tengah dinamika industri yang semakin cepat, sinergi internal dan kolaborasi eksternal menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Melalui forum ini, kami ingin terus bertransformasi, menjadi mitra finansial yang terpercaya, sekaligus menghadirkan inspirasi dan wawasan bagi perkembangan industri jasa keuangan,” ujar Aldi.

Menurutnya, Avrist Group Financial Forum 2026 juga memperkuat posisi Avrist Group sebagai mitra terpercaya di industri jasa keuangan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi nasional.

Baca Juga :   Mobil Tabrak Showroom dan Mobil Mewah, Bisa Dicover atau Tidak?

Forum ini menghadirkan Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara, sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, Yulius menyoroti peningkatan literasi dan inklusi asuransi nasional sebagai peluang sekaligus tantangan bagi pelaku industri.

Ia menyampaikan bahwa indeks literasi asuransi Indonesia telah mencapai 45,45%, sementara tingkat inklusi asuransi meningkat menjadi 28,50% pada 2025. Menurutnya, pertumbuhan industri membutuhkan kolaborasi yang kuat serta kemampuan menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Untuk meningkatkan literasi asuransi, kita perlu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah relevansi dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Jika kita bisa tetap relevan, kita bisa membangun engagement. Dari engagement itu kita dapat memberikan nilai tambah, dan pada akhirnya mampu menghadirkan solusi serta layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Yulius.

Sebagai forum diskusi industri, Avrist Group Financial Forum 2026 menghadirkan dua sesi panel strategis. Sesi pertama mengangkat topik “Redefining Insurance Excellence: Creating Value through People, Process, and Innovation” yang membahas penguatan kapabilitas sumber daya manusia, proses bisnis, serta inovasi sebagai pendorong nilai tambah dan daya saing perusahaan asuransi.

Baca Juga :   Allianz Indonesia Luncurkan LegacyPro Pelengkap Produk Asuransi, Begini Manfaatnya

Sesi kedua mengangkat tema “Future of Investment and Retirement: Navigating Volatility with Innovation and Trust” yang membahas strategi pengelolaan investasi dan dana pensiun di tengah volatilitas pasar, termasuk pentingnya kepercayaan dan tata kelola dalam menjaga keberlanjutan kinerja.

Diskusi ini mencerminkan pendekatan Avrist Group yang melihat asuransi, investasi, dan dana pensiun sebagai ekosistem bisnis yang saling terintegrasi dalam menciptakan solusi finansial menyeluruh.

Forum ini juga menjadi momentum bagi Avrist Assurance selaku holding group untuk memperkenalkan penguatan jajaran komisaris dan direksi. Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. ditunjuk sebagai Presiden Komisaris PT Avrist Assurance, Agus Setiawan sebagai Direktur Keuangan, dan Aldi Rinaldi sebagai Direktur Bisnis.

Prof. Rhenald Kasali menekankan bahwa keberlanjutan industri jasa keuangan sangat ditentukan oleh kepercayaan.

“Ekonomi dan bisnis sering kali jatuh bukan karena angka, tetapi karena kehilangan trust. Karena itu, kita tidak boleh berhenti berinovasi dan harus terus relevan agar bisa memberikan nilai serta solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Avrist Assurance Agus Setiawan menilai potensi pertumbuhan industri asuransi sebagai momentum bagi penguatan fundamental bisnis Avrist Group.

Baca Juga :   BNI Life: Situasi Pandemi, Waktu Tepat Beli Asuransi

“Kami menempatkan sinergi finansial, operasional, dan digital sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing Avrist Group. Dengan tata kelola yang kuat serta inovasi berkelanjutan, kami optimistis dapat terus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi nasabah, mitra bisnis, dan industri jasa keuangan nasional,” jelas Agus.

Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola, inovasi produk, serta integrasi layanan lintas bisnis menjadi fokus utama untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta menghadirkan solusi finansial yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics