Danantara Ubah Model Bisnis PalmCo Jadi Perusahaan Pengekspor CPO
Danantara Indonesia mengubah model bisnis PT Perkebunan Nusantara IV atau PTPN IV (PalmCo) dari yang fokus di dalam negeri, menjadi perusahaan pengekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO). Kelebihan domestic market obligation (DMO) CPO, akan dimanfaatkan untuk dijual ke luar negeri.
Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengatakan, pihaknya pun mengarahkan PalmCo untuk menghilirisasi di pasar global, melalui pembangunan fasilitas pengolahan minyak di luar negeri.
Selain itu, kata Dony, Danantara mengarahkan transformasi PalmCo lewat meningkatkan kapasitas ekspor, dengan memanfaatkan kelebihan pasokannya, setelah memenuhi kewajiban pasar domestik.
Dengan strategi itu, ujar Dony, pihaknya berharap dapat meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat daya saing PalmCo di tengah persaingan industri sawit global.
Langkah tersebut, kata Dony, menjadi bagian dari transformasi PalmCo untuk terus memperluas jangkauan bisnis dari yang sebelumnya berorientasi pada pasar domestik, menjadi perusahaan dengan kapasitas, dan daya saing di tingkat global.
“Ke depannya kita mau bangun refinery di luar, sehingga kita nanti bisa menjadi refined palm oil,” kata Dony dalam pertemuan bersama direksi PalmCo.