Gercep, BRI Telah Salurkan 100 Persen Dana SAL Pemerintah

0
61

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bergerak cepat alias gercep menyalurkan dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) pemerintah yang ditempatkan di bank tersebut pada September lalu. Dari total Rp55 triliun yang dialokasikan melalui BRI, seluruh dana itu telah tersalurkan sepenuhnya per 16 Oktober 2025.

Dana tersebut merupakan bagian dari Rp200 triliun yang sebelumnya ditempatkan pemerintah di Bank Indonesia, dan mulai disalurkan ke sistem perbankan nasional melalui bank-bank milik negara sejak September 2025 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekspansi kredit.

“Dana tersebut telah disalurkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan ke sektor produktif,” ujar Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam konferensi pers, Kamis (30/10).

Hery merinci bahwa penyaluran untuk segmen mikro sebesar Rp28,08 triliun, korporasi Rp11,07 triliun, komersial Rp10,13 triliun, dan konsumer sebesar Rp6,58 triliun.

Selain menyalurkan dana SAL tersebut, Hery mengatakan BRI juga mengambil peran strategis melalui dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.

Hingga akhir September 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp130,2 triliun kepada hampir 2,8 juta debitur, atau 74,4% dari total alokasi Rp175 triliun yang diberikan oleh pemerintah untuk tahun ini.

Baca Juga :   Cara BRI Membuat Generasi Milenial dan Z Tak Angkat Kaki dari BRI

Selain itu, BRI juga berperan aktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional. Tercatat lebih dari 3.854 satuan penyedia pangan bergizi atau SPBG atau dapur telah memperoleh layanan perbankan dari BRI. Di sisi pembiayaan, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp104,4 miliar untuk pembangunan dapur MBG di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam mendukung program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, BRI juga aktif melakukan pendampingan, pemberdayaan, serta penyediaan layanan transaksi perbankan melalui jaringan agen BRILink yang berjumlah 1,2 juta dan tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, BRI turut mendukung program 3 Juta Rumah melalui penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada lebih dari 110 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan nilai mencapai Rp15,07 triliun hingga akhir September 2025.

Hery menyampaikan BRI juga menjalankan peran dalam program perlindungan sosial pemerintah.

“BRI juga ikut dalam mendukung program bantuan subsidi upah, kita membantu menyalurkan dengan nilai sebesar Rp2,25 triliun kepada lebih dari 3,7 juta rekening penerima yang dilakukan dalam 4 tahap. Hal ini merupakan bentuk peran aktif BRI dalam menjaga daya beli masyarakat yang kita tahu daya beli masyarakat menengah ke bawah memang agak melambat, agak melemah. Tentunya ini program pemerintah disalurkan melalui BRI, harapannya daya beli akan ikut membaik,” jelas Hery.

Baca Juga :   Laba Bersih BRI Naik 75,53% di Kuartal IV-2021

Selain itu, BRI juga berkomitmen mendukung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat atau Kestra.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics