INKA, KAI dan KCI Tandatangani Kontrak Pengadaan Kereta, Inilah 3 MoU yang Ditandatangani

0
777
Reporter: Maria Alexandra Fedho

PT INKA (Persero), PT KAI (Persero) dan PT KCI (KAI Commuter) menandatangani kontrak pengadaan berupa kereta penumpang dan kereta rel listrik (KRL). Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan peresmian workshop PT INKA (Persero) Banyuwangi oleh Wakil Menteri (Wamen) II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo pada Kamis (09/03/2023).

Direktur Utama PT INKA (Persero), Eko Purwanto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum untuk kebangkitan perkeretaapian nasional dan sebuah bentuk kolaborasi anak bangsa yakni INKA, KAI dan KAI Commuter.

“Sinergi seperti ini sudah terjalin pada kesempatan-kesempatan sebelumnya dan akan terus kami lanjutkan. Sebagai operator, baik PT KAI maupun KAI Commuter tentu ingin memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggannya, dan kami pun PT INKA selalu berkomitmen memberikan produk-produk berkualitas tinggi untuk kereta-kereta kami. Terima kasih juga kepada seluruh stakeholder yang berkenan menyaksikan peresmian workshop kami di Banyuwangi,” ucap Eko dalam keterangan resminya.

Adapun rincian kontrak yang ditandatangani pertama, kontrak pengadaan 16 trainset KRL baru antara PT INKA (Persero) dan PT KCI. Kedua, penandatanganan kontrak pengadaan 612 unit kereta SS New Generation untuk program replacement tahun 2023-2026 antara PT INKA (Persero) dan PT KAI (Persero). Ketiga, penandatanganan kontrak pengadaan 10 car kereta luxury 26 seat untuk KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Taksaka dan 1 car cadangan perawatan 2023-2024 antara PT INKA (Persero) dan PT KAI (Persero).

Baca Juga :   Hari Santri, Ekonomi Pesantren dan Ekspansi BNI Syariah

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo menyampaikan penggunaan moda transportasi kereta api khususnya di Jawa dan Sumatera perlu ditingkatkan. Hal ini mengingat moda transportasi kereta api memiliki keunggulan ramah lingkungan, dapat mengangkut dalam jumlah besar, biaya transportasi lebih murah, dan pertimbangan keamanan serta keselamatan.

Dengan pengadaan sarana kereta api, menurutnya dapat lebih menarik animo masyarakat untuk tetap setia menggunakan jasa transportasi kereta api.

“Kami berharap upaya perbaikan yang tengah dilakukan KAI dapat membuat transportasi kereta api semakin maju. Selain itu, penandatanganan kontrak ini merupakan wujud KAI untuk bangkit lebih cepat melayani lebih baik. Sehingga masyarakat tetap setia menggunakan kereta api sebagai pilihan utama,” ungkap Didiek.

Direktur Utama KAI Commuter, Suryawan Putra Hia menyampaikan penandatanganan kontrak pengadaan Sarana Kereta Rel Listrik (KRL) ini sesuai dengan kesepakatan awal di Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani oleh PT KCI dan PT INKA pada tahun 2022 kemarin.

“Pengadaan sarana kereta ini merupakan komitmen kami dalam mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN),” lanjut Suryawan.

Baca Juga :   KAI akan Beri Sanksi Bagi Penumpang yang Melebihi Relasi yang Tertera di Tiket

Untuk pengadaan 16 trainset kereta baru KAI Commuter menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun yang akan selesai pada tahun 2025 sampai 2026.

“Semoga dengan pengadaan kereta baru ini dan pada saat kereta dioperasikan nanti, selain meningkatkan kapasitas angkut dapat juga meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada pengguna kami,” kata Suryawan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics