Wamen Pahala Mansury Mendorong ID Food Optimalisasi Aset Pergudangan yang Mendukung CPP

0
347
Reporter: Maria Alexandra Fedho

ID Food mendukung penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dengan mengoptimalisasikan infrastruktur logistik yang dimiliki. Wakil Menteri BUMN I, Pahala N. Mansury meninjau infrastruktur gudang pangan dan fasilitas logistik ID Food Group.

“Melalui optimalisasi aset, infrastruktur pergudangan ID Food Group perlu dimaksimalkan untuk rantai pasok pangan terintegrasi,” kata Pahala dalam keterangan tertulisnya.

Ia meminta ID Food untuk menyiapkan infrastruktur logistik mulai dari gudang kering dan berpendingin, armada, sampai ke teknologi pendukung dalam mengoperasikan pengendalian stok pangan yang merupakan peran BUMN terhadap implementasi CPP.

“Dalam pengelolaannya, dipastikan juga kedisiplinan terhadap pengelolaan risiko operasional pergudangan,” jelas Wamen Pahala.

Selain itu, sebagai upaya mendukung program CPP, ID Food tengah menyiapkan sistem rantai pasok pangan terintegrasi.

Direktur Utama Holding Pangan ID Food, Frans Marganda Tambunan mengatakan sistem ini berfungsi mengintegrasikan hulu hilir pangan mulai dari produsen, distributor hingga ke konsumen dengan dukungan ID Food Group sektor perdagangan logistik.

Di tingkat hulu, sistem ini mendata produsen berdasarkan komoditas pangan di seluruh Indonesia, spesifikasi produk, pola produksi pangan berdasarkan musim, maupun tren harga pangan.

Baca Juga :   Ikappi Pertanyakan Kinerja Tim Pangan Pemerintah Buntut Kenaikan Beberapa Komoditas

Sementara di tingkat hilir, sistem akan mendata distributor komoditas di berbagai daerah, monitoring pergerakan harga pasar atau harga konsumen di seluruh wilayah guna menjaga keseimbangan pasokan.

“Jadi dengan digitalisasi, ID Food akan mengoperasikan sistem supply dan demand stok pangan dan mendapatkan informasi jika mendapat peningkatan permintaan stok di suatu daerah,” ujar Frans.

Menurutnya, langkah ini merupakan cara tepat sebagai upaya dalam mengamankan pasokan pangan. Pihaknya pun mengajak para produsen atau supplier pangan untuk berkolaborasi maupun bersinergi dengan BUMN ID Food.

Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi Holding Pangan ID Food, Bernadetta Raras menambahkan sistem rantai pasok yang disiapkan untuk ID Food Group termasuk PT Berdikari dilengkapi dengan fasilitas pendukung berupa infrastruktur permanen cold storage, portable cold storage, reefer container hingga armada berpendingin yang terintegrasi dan termonitor secara digital.

“Fasilitas tersebut untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan hingga ke seluruh wilayah Indonesia yang dikelola oleh ID Food Group,” kata Raras.

Baca Juga :   Siap Cetak Kinerja Positif, Waskita Beton Siapkan Program Utama

Aset pergudangan yang dikelola ID Food Group melalui anak perusahaan PT Berdikari memiliki luasan lahan sekitar 27.070 m2 dengan luas pergudangan 1.444 m2 berlokasi di wilayah Jakarta Utara yang strategis dengan akses logistik moda transportasi seperti pelabuhan Tanjung Priok, stasiun kereta api dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics