Jokowi: Investasi Industri OtomotifJadi Prioritas untuk Ditingkatkan
Tangkapan layar YouTube, Presiden Joko Widodo/Iconomics
Industri otomotif merupakan salah satu penggerak perkonomian sehingga perlu dipercepat pemulihannya. Pasalnya, dalam industri otomotif banyak keterlibatan pelaku usaha dalam engeri mulai hulu hingga hilir.
Menurut Presiden Joko Widodo, keterlibatan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok industri otomotif juga harus ditingkatkan dan nilai tambah untuk ekonomi dalam negeri juga harus jadi prioritas. Dan terpenting adalah mampu menyerap tenaga kerja lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Selain itu, transformasi menuju green teknologi juga perlu dilakukan. Teknologi hijau, produk hijau ke depan akan menjadi ekonomi hijau dan akan menjadi tumpuan kita karena kita punya potensi dan kekuatan di sini,” kata Jokowi dalam sambutannya di acara Pembukaan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show Hybrid 2021, Kamis (15/4).
Jokowi mengatakan, bahwa penggunaan energi terbarukan seperti B-30 dan B-100 akan terus dilakukan. Demikian pula dengan pengembangan industri mobil listrik juga harus dipercepat dan diharapkan dapat menjadi salah satu industri unggulan Indonesia.
Industri otomotif, kata Jokowi, menjadi prioritas untuk terus ditumbuhkan investasinya. Pemerintah karena itu terus berupaya meningkatkan iklim investasi salah satunya dengan membuat Undang Undang Cipta Kerja. Itu sebabnya, pemerintah juga telah membentuk lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority (INA) yang ingin memberikan kepastian kepada investor yang ingin membangun usaha produktif di Indonesia.
“Kita juga telah membuat kebijakan relaksasi pajak untuk mendongkrak penjualan dan daya beli produk otomotif untuk mendorong makin banyak permintaan. Dengan demikian bisa menggerakkan industri otomotif,” kata Jokowi.
Berdasarkan laporan Kementerian Perindustrian, kata Jokowi, pesanan pembelian untuk industri otomotif mengalami kenaikan hingga 190%. Dengan kata lain, para pembeli harus masuk dalam daftar tunggu untuk mendapatkan produk tersebut.
“Artinya industri otomotif sudah bangkit. Ditambah lagi indeks pembelian manufaktur (PMI) berada di angka 53 melebihi angka sebelum pandemi. Kita melompat, maka kebangkitan di industri otomotif ini jangan sampai terganggu lagi dan perlu dijaga,” kata Jokowi.