Kontribusi Pembiayaan Wilayah Sumatra 20%, BRI Finance Pantau Risiko Pembiayaan Akibat Banjir di Sumatra
PT BRI Multifinance/Dok. BRI Finance
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) memperkuat pemantauan risiko pembiayaan akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Perusahaan memastikan seluruh perkembangan di lapangan dipantau secara real-time agar dampak terhadap portofolio dapat diidentifikasi sejak dini.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan menegaskan bahwa perusahaan mengedepankan respons yang terukur untuk menjaga kualitas portofolio di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Kami memperkuat komunikasi dengan seluruh cabang di wilayah terdampak dan melakukan asesmen awal terhadap portofolio yang berisiko. Jika diperlukan, kami telah menyiapkan opsi penanganan sesuai ketentuan internal agar debitur yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh solusi yang tepat,” kata Wahyudi dalam keterangan resminya.
Sebagai bagian dari langkah mitigasi, BRI Finance juga meningkatkan pengawasan kualitas portofolio melalui sinergi yang lebih erat antara tim risk, cabang, dan collection. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mengidentifikasi potensi risiko sejak dini sekaligus memetakan kebutuhan penanganan yang proporsional.
Hingga saat ini, wilayah Sumatra berkontribusi sebesar 20,14% terhadap total pembiayaan BRI Finance.
“Secara umum, indikator risiko masih dalam batas yang terkendali. Namun kami tetap melakukan pemantauan ketat untuk memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga,” kata Wahyudi.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani menyampaikan bahwa kesiapsiagaan dan akuntabilitas menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadapi situasi bencana.
Ia mengatakan dalam situasi darurat seperti banjir di Sumatra, pihaknya tidak hanya fokus menjaga kualitas pembiayaan, tetapi juga memastikan debitur mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai ketentuan.