KPK Perluas Jangkauan Penyelidikan Whoosh

0
74
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang memperluas jangkauan penyelidikan dugaan korupsi di proyek raksasa Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Fokus terbaru mereka adalah penelusuran detail atas lahan-lahan yang membentang di sepanjang seluruh rute kereta cepat tersebut.

​Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa timnya tengah mendalami lokasi-lokasi yang sangat banyak dan luas di sepanjang rel.

​”Kami lebih mendalami kepada lokasi-lokasi yang di sepanjang rute rel kereta itu, gitu, karena banyak itu ya,” kata Setyo Budiyanto di Jakarta, Kamis (04/12/2025).

Misteri Lahan di Dekat Stasiun Halim

​Selain jalur utama, perhatian khusus juga tertuju pada status kepemilikan tanah di sekitar Stasiun Halim.

​Setyo menjelaskan tim penyidik tengah mengkaji apakah lahan di Halim tersebut merupakan milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) atau bukan.

Penyelidikan ini penting karena tanah proyek Whoosh tersebar di berbagai lokasi, tidak hanya terpusat di satu tempat.

Berawal dari ‘Mark Up’ Tiga Kali Lipat yang Dibongkar Mahfud MD

Baca Juga :   Luhut Bantah Utang Kereta Cepat Dibayar Lewat APBN, Disarankan Baca Data

​Kasus ini mencuat ke publik setelah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, membuat pengakuan mengejutkan.

​Pada 14 Oktober 2025, melalui kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, ia membeberkan dugaan tindak pidana korupsi berupa penggelembungan anggaran atau mark up proyek Whoosh.

​Mahfud menyebut ada perbedaan biaya yang mencolok, perhitungan China sebesar US$17-18 juta per kilometer. Namun, biaya di Indonesia (Whoosh) mencapai US$52 juta per kilometer.

​”Naik tiga kali lipat,” tegas Mahfud. “Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini.”

 

​Kronologi Perkembangan Kasus
​16 Oktober 2025: KPK merespons cepat dengan mengimbau Mahfud MD untuk membuat laporan resmi.

​26 Oktober 2025: Mahfud menyatakan kesiapannya untuk dipanggil dan memberikan keterangan kepada KPK.

​27 Oktober 2025: KPK secara resmi mengumumkan bahwa dugaan korupsi terkait Whoosh sudah naik ke tahap penyelidikan sejak awal tahun 2025, jauh sebelum Mahfud MD bersuara.

Leave a reply

Iconomics