PINTU Jemput Bola ke Kantor Tiket.com
PINTU Goes to Office ke Tiket.com. People Experience & Communication Senior Manager Tiket.com, Tio Manik (kiri) dan Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin (kanan)/Dok. Pintu
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperluas cakupan dari program edukasi dan inklusi aset kripto kepada masyarakat Indonesia. Kali ini, PINTU ke kantor PT Global Tiket Network (tiket.com).
CMO PINTU, Timothius Martin mengungkapkan tiket.com menjadi perusahaan kelima yang dikunjungi dalam program Pintu Goes to Office tahun ini.
“Kunjungan ini sangat spesial bagi kami, karena tiket.com menjadi perusahaan pertama di luar industri keuangan yang kami sambangi untuk bersama-sama berdiskusi mengenai industri crypto. Kami mengapresiasi rekan-rekan tiket.com yang menyambut hangat kedatangan tim PINTU karena kami percaya kolaborasi yang dijalin ini dapat memperkuat pemahaman mengenai aset kripto,” kata Timo dalam keterangannya.
People Experience & Communication Senior Manager tiket.com Tio Manik mengatakan pihaknya di tiket.com memiliki klub-klub atau komunitas yang dibentuk berdasarkan ketertarikan dari setiap karyawan. Mulai dari klub olahraga seperti basket, futsal, padel, hingga investment club yang memang fokus kepada dunia investasi.
“Untuk itu, datangnya PINTU ke kantor tiket.com lewat program Pintu Goes to Office tentu disambut dengan antusiasme positif dari teman-teman yang tergabung di investment club yang mendapatkan pengetahuan mengenai aset kripto & teknologi blockchain langsung dari pakar dan pelaku di industri kripto,” kata Tio Manik.
Industri kripto dengan industri travel juga memiliki keterkaitan, di mana menurut Investopedia, ada istilah crypto tourism yang dipopulerkan sejak tahun 2017. Crypto tourism mengacu kepada pengalaman perjalanan turis ke negara-negara yang ramah terhadap penggunaan konsep crypto dan teknologi blockchain. Tren ini menunjukkan bagaimana inovasi di dunia crypto mulai memengaruhi preferensi dan pengalaman perjalanan wisatawan di berbagai negara.
“Kripto itu sifatnya universal dan bisa masuk ke berbagai lintas industri tak terkecuali industri travel. Fokus kami sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) adalah mengambil tanggung jawab untuk memperluas edukasi ke seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang industri mengenai aset kripto dan teknologi blockchain, baik itu manfaatnya serta risiko-risiko yang ada,” kata Timo.
Industri crypto dalam negeri terus mencatatkan pertumbuhan positif, Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2025, nilai transaksi dalam satu bulan naik 27,64% atau mencapai Rp49,28 triliun. Jumlah investornya juga ikut tumbuh secara konsisten, di mana per September terdapat 18,61 juta investor kripto Indonesia.