Pertamina Patra Niaga: Pengecer Bisa Jual LPG 3 Kg

Sidak dan pemantauan pasokan LPG subsidi di wilayah Sumatra Utara/Dok. Pertamina
PT Pertamina Patra Niaga memastikan masyarakat bisa membeli liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) di pengecer. Kebijakan ini sebagai tindak lanjut keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terbaru, yang menetapkan pengecer LPG 3 kg dapat berperan sebagai sub-pangkalan, dengan catatan gas yang dibeli berasal dari pangkalan resmi.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, upaya itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan gas subsidi bagi masyarakat yang berhak. Melalui sistem merchant applications Pertamina (MAP), Pertamina mencatat hampir 63 juta nomor induk kependudukan (NIK) yang menerima manfaat LPG 3 kg.
Dari angka itu, kata Heppy , sebanyak 53,7 juta NIK berasal dari rumah tangga, 8,6 juta NIK dari usaha mikro, serta 50 ribu NIK dari petani dan nelayan. Sedangkan, sebanyak 375 ribu NIK tercatat sebagai pengecer dalam skema distribusi.
“Secara sistem, pengecer telah terdaftar dalam merchant applications Pertamina,” kata Heppy dalam keterangan resminya pada Selasa (4/2).
Pemerintah, kata Heppy, memastikan pelaksanaan kebijakan tersebut tidak akan mengurangi pasokan LPG 3 kg yang telah ditetapkan. Penataan distribusi tersebut, murni dilakukan untuk memastikan stimulus yang diberikan tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi atau mengalami kendala seputar distribusi LPG 3 kg, kata Heppy, pihaknya membuka layanan melalui call center 135.
“Dengan adanya skema ini, diharapkan layanan kepada masyarakat tetap terjaga, sekaligus meningkatkan pengawasan pemerintah melalui Pertamina terhadap distribusi dan konsumen LPG 3 kg,” katanya.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Prabowo Resmikan Bank Bulion pada 26 Februari, Apa Tantangannya?
February 17, 2025
Leave a reply Cancel reply
MOST POPULAR TAG
Most Popular
-
Daftar Penerima Penghargaan Indonesia’s Popular Digital Products Award 2025
February 17, 2025Daftar Penerima Penghargaan Indonesia’s 20 Digital Financial Brands Awards 2025
February 17, 2025Daftar Penerima Penghargaan Indonesia Popular CIO Awards 2025
February 17, 2025Infographic
-
Sektor Perdagangan Eceran Masih Bisa Tumbuh, MR D.I.Y Tumbuh Agresif
December 6, 2024 -
Nilai Investasi Korea Selatan di Indonesia dan Perkembangannya
December 4, 2024 -
Kinerja Super Apps – Mobile Apps Perbankan BUMN
November 29, 2024 -
10 Bank Beraset Terbesar
November 26, 2024