Perum Bulog Sudah Salurkan 240 Ribu Beras Program SPHP ke Berbagai Wilayah di Indonesia
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani/Dok. Bulog
Perum Bulog telah menyalurkan 240 ribu ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran beras SPHP dilakukan melalui pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK) koperasi, dan gerakan pangan murah di berbagai daerah.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, program SPHP menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras nasional. Juga menekan gejolak harga di pasar.
Berdasarkan catatan Bulog, kata Rizal, harga beras medium SPHP masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). Bulog bersama Badan Pangan Nasional pun terus memperkuat distribusi pasokan agar dapat disalurkan secara merata.
“Penyaluran tersebut terus dioptimalkan guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan secara efektif untuk stabilisasi harga,” kata Rizal dalam keterangan resminya pada Selasa (19/5).
Selain itu, kata Rizal, Bulog pun berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, distributor, dan pelaku usaha, untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar.
Melalui upaya itu, kata Rizal, Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.