Purbaya Wacanakan Ambil Alih PNM dari Danantara, Tukar Guling dengan Geodipa Jadi Opsi

0
145

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewacanakan pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang berada di bawah holding Danantara, guna dijadikan penyalur langsung Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menurutnya, pengambilalihan PNM akan membuat penyaluran KUR benar-benar menjadi program pemerintah sekaligus mengurangi beban subsidi bunga yang selama ini ditanggung APBN.

“Saya sedang diskusi sama Danantara, pingin ambil KUR-nya, salah satu unitnya. Saya tertarik sama PNM sebetulnya. Tapi sampai sekarang belum dikasih sama Danantara,” ujar Purbaya kepada wartawan usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa, 4 Februari.

Ia menjelaskan, jika PNM dapat dialihkan ke bawah Kementerian Keuangan, entitas tersebut akan difungsikan sebagai penyalur KUR dengan bunga rendah. 

“Kalau dikasih, saya pakai itu sebagai penyalur KUR yang betul-betul program pemerintah. Saya membeli (PNM) kalau perlu,” katanya.

Purbaya menyoroti besarnya anggaran subsidi bunga KUR yang setiap tahun dikeluarkan pemerintah. Menurutnya, skema kepemilikan langsung atas lembaga penyalur KUR akan membuat dana negara lebih produktif.

Baca Juga :   Komisi XI DPR Berupaya Jadikan BPR Menjadi Penyalur KUR ke Masyarakat

“Setiap tahun saya bayar subsidi bunga KUR hampir Rp40 triliun, uangnya hilang. Kalau saya punya unit penyalur, saya kasih Rp40 triliun setiap tahun dengan kucuran bunga rendah ke nasabah KUR. Dalam empat tahun kan saya punya satu bank kecil dengan modal Rp160 triliun,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan tersebut memungkinkan penyaluran KUR yang lebih baik sekaligus menjaga agar dana APBN tidak habis hanya untuk subsidi.

Menjawab pertanyaan wartawan mengapa pemerintah tidak membentuk lembaga baru, Purbaya menegaskan alasan utama adalah keahlian sumber daya manusia.

“Karena ekspertis. Orang saya nggak bisa jadi ahli penilai pinjaman mikro. Di PNM orangnya jago-jago,” katanya.

Terkait komunikasi dengan Danantara, Purbaya mengakui pembahasan masih berlangsung dan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menyebut telah berbicara dengan sejumlah pihak di Danantara, termasuk Dony Oskaria dan Rosan Roeslani.

Dony adalah  Chief Operating Officer Danantara. Sedangkan, Rosan adalah Chief Executive Officer Danantara.

“Diskusinya on-off. Kalau saya tanya Dony mau, saya tanya Rosan juga mau, ayo kita jalanin. Tapi enggak jalan-jalan. Nanti saya ngomong sama mereka lagi,” ujarnya.

Baca Juga :   Dony Oskaria Lantik Pejabat Eselon 1 dan 2 di Lingkungan BP BUMN, Berikut Nama-Namanya

Mengenai skema pengambilalihan, Purbaya menyadari bahwa BRI sebagai induk PNM merupakan perusahaan terbuka sehingga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Selain jual beli, opsi lain yang dipertimbangkan adalah skema tukar guling aset.

“Kalau perlu, saya tukar dengan Geodipa,” katanya, merujuk pada PT Geo Dipa Energi, BUMN panas bumi di bawah Kementerian Keuangan.

Saat ditanya apakah sudah ada penawaran resmi terkait skema tersebut, Purbaya menegaskan belum ada kesepakatan.

“Belum ada penawar, tapi sudah dihitung,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics